Bekasi Online

Walikota Minta Jajarannya Berpikir Linier 5 – 10 Tahun Kedepan

Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi, melantik struktural Eselon II di lingkup Pemerintah Kota Bekasi, Senin 20 Maret 2017.[ISH]
Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi, melantik struktural Eselon II di lingkup Pemerintah Kota Bekasi, Senin 20 Maret 2017.[ISH]
POSBEKASI.COM – Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi, dan Wakil Wali Kota Bekasi, Ahmad Syaikhu bersama Sekda Kota Bekasi, Rayendra S, melantik struktural Eselon II di lingkup Pemerintah Kota Bekasi, Senin 20 Maret 2017.

Pejabat Eselon II yang dilantik pada saat apel pagi itu adalah, Ferry L. Gaol yang sebelumnya di Sekretaris Dinas Perhubungan menjadi Staf Ahli Wali Kota Bidang Hukum, HM Alie Fauzi Sekretaris Badan Pendapatan Daerah menjadi Staf Ahli Wali Kota Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Drs. Tedi Hafni, Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran kini menjabat sebagai Staf Ahli Wali Kota Bidang Pembangunan.

Wali Kota Bekasi mengatakan, staf ahli bidang kukum dimintaa segera untuk mengevalusi semua Peraturan Daerah, Peraturan Walikota, Keputusan Walikota.

“Hal itu untuk segera disinkronisasikan dengan aturannya, berkenaan peraturan tidak relevan lagi di tahun 2017 dengan tahun sebelumnya,” kata Walikota.

Sedangkan pada staf ahli Walikota bidang kemasyarakatan dan SDM, Rahmat Effendi meminta sesegera mungkin masuk dalam bidangnya dan buat surat kepada LAN dan Kementrian PAN-RB RI.

“Ini terkait Analisis Jabatan (ANJAB) harus ditegaskan kepada aparatur maupun masyarakat luas, yang harus punya kemampuanuan kinerja berdasarkan take home pay yang diraih pada setiap bulan dan tanggung jawab bekerja,” terangnya.

Sementara, staf ahli Walikota bidang pembangunan diminta untuk mengevaluasi semua kegiatan indikator bermuara di RPJMD.

“Pembangunan maupun kegiatan lapangan yg telah dilakukan dua atau tiga tahun lalu, termasuk pembangunan yang terbengkalai salah satunya Sekretariat RW yang ditinggalkan saat pengerjaan, itu salah satu tupoksi bidang kemasyarakatan dan SDM,” katanya.

Karenanya, Walikota berharap pada pejabat baru maupun para kepala SKPD lainnya untuk tidak berpikir mundur. “Berpikir liner, harus maju kedepan sebanyak 5 sampai 10 tahun mendatang, proses memutuskan dalam keberhasilan, tidak ragu dalam ambil keputusan apapun sesuai aturan” tegasnya.[ISH]

BEKASI TOP