Bekasi Online

Pemkab Karawang Tak Punya Anggaran Perbaikan Ribuan Ruang Kelas Rusak

Ilustrasi ruang kelas rusak.[IST]
Ilustrasi ruang kelas rusak.[IST]
POSBEKASI.COM – Meski ada ribuan ruang kelas sekolah yang rusak dan memerlukan perawatan, Pemerintah Kabupaten Karawang untuk tahun 2017 ini tidak mengalokasikan anggaran perbaikan.

Alasan defisit anggaran, ruang kelas sekolah di wilayah Karawang akan bertambah rusak dan akan menjadi persoalan besar bila murid tidak lagi dapat menggunakan ruang belajar mereka.

“Usulan perbaikan infrastruktur sekolah untuk tahun 2017 ini sudah disampaikan tapi tidak dipenuhi alasan defisit anggaran,” kata Kasi Kelembagaan Sarana dan Prasarana Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Karawang, Cece Saripudin, Minggu 5 Pebuari 2017.

Dari hasil survey kata Cece, terdapat 241 ruang kelas SD rusak sedang dan 577 rusak berat, serta 406 ruang kelas yang perlu dibangun baru.

“Selain itu, 226 gedung perpustakaan sekolah yang mengalami kerusakan dan 234 ruang guru juga rusak. Untuk toilet guru ada 300 yang perlu mendapat perbaikan dan 463 toilet khusus siswa kondisi sudah memprihatinkan,” terangnya.

Sementara, untuk sekolah SMP terdapat 248 ruang kelas yang rusak sedang dan 250 ruangan rusak berat.

“Meski tidak ada anggaran perbaikan infrastruktur sekolah dari APBD tapi kita tetap berupaya menyelesaikan permasalahan tersebut,” ujarnya.

Menurutnya, tahun ini pihaknya mendapatkan bantuan anggaran dana alokasi khusus (DAK) dari pemerintah pusat sebesar Rp9,5 miliar. “Dana itu akan digunakan untuk perbaikan ruang yang rusak ditambah bantuan dari pihak swasta melalui program corporate social responsibility (CSR) sekitar Rp8 miliar,” katanya.[MET]

BEKASI TOP