Bekasi Online

Bangun Jalan Pekayon-Jatiasih, Pemko Bekasi Gelontorkan Ratusan Miliar

Walikota Bekasi Rahmat Effendi memantau lokasi penertiban bangunan liar yang berada di Kecamatan Bekasi Selatan yang akan di bangun untuk jalan Raya Pekayon – Jatiasih.[BEN]
Walikota Bekasi Rahmat Effendi memantau lokasi penertiban bangunan liar yang berada di Kecamatan Bekasi Selatan yang akan di bangun untuk jalan Raya Pekayon – Jatiasih.[BEN]
POSBEKASI.COM – Walikota Bekasi, Dr. Rahmat Effendi menelusuri sekaligus memantau lokasi penertiban bangunan liar yang berada di Kecamatan Bekasi Selatan yang kedepannya akan di bangun untuk jalan Raya Pekayon – Jatiasih, Kelurahan Pekayon Jaya sampai Kelurahan Jaka Setia bersama Ketua DPRD Kota Bekasi, H. Tunai dan para anggota dewan wilayah yang di bina, Senin 23 Januari 2017.

Membangun sebuah perkotaan setelah dipisahkan dengan Kabupaten Bekasi 1997 lalu tidak mudah, Hal itu diungkapkan Walikota Bekasi Rahmat Effendi, dilokasi yang akan dibangun jalan dan taman, Kelurahan Pekayon Jaya Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi Jawa Barat, Senin 23 Januari 2017.

“Memang membangun sebuah kota yang ditinggalkan Kabupaten itu tidak semudah membangun kota yang baru, harus ada keberanian, tidak akan selesai-selesai,” ungkap Rahmat Effendi.

Lokasi yang awalnya ditempati ratusan KK dan ditertibkan beberapa waktu lalu hingga mendapat perlawanan hukum dari sejumlah pemilik bangunan diatas lahan milik PJT II (irigasi) Kemen PUPR itupun rencananya akan mulai dibangun sekitar 2018. Mulai dari jalan, pedestrian dan taman yang di delegasikan Dinas PUPR Kota Bekasi.

“Sudah, 2018 ini semua sudah jadi, kita (Kota Bekasi) mampu untuk menyelesaikan pembangunan jalan ini, tarulah mulai dari sini (Pekayon) hingga Jatiasih Rp50 miliar kita mampu, tanpa mengurangi kesejahteraan gaji pegawai,”kata Rahmat.

“Kita juga akan tambah lagi tower rumah susun (Rusun) sebesar Rp100 hingga 120 miliar, kita masih mampu kok,”tambahnya.

Rahmat juga mengingatkan kepada Dinas PUPR untuk bekerja serius dalam perencanaan pembangunan dilahan yang sempat ramai pada 2016 terakhir itu.

“Sekarang Dinasnya harus lebih fokus, jangan ada main-main lagi, konsen. kalau masih ada yang ragu diskusikan landskip nya. Jadi berpikirnya makro, meski baiaya besar tidak apa asal selesai,” ujarnya.[BEN]

BEKASI TOP