Bekasi Online

Menag Resmikan Gedung Putri Ponpes Al Hasan

Menteri Agama Lukman Hakim Saifudin saat meresmikan gedung belajar khusus putri Pondok Pesantren Al Hasan Kelurahan Jatimakmur, Jumat 19 Agustus 2016.[IDH]
Menteri Agama Lukman Hakim Saifudin saat meresmikan gedung belajar khusus putri Pondok Pesantren Al Hasan Kelurahan Jatimakmur, Jumat 19 Agustus 2016.[IDH]
POSBEKASI.COM – Menteri Agama Lukman Hakim Saifudin meresmikan gedung belajar khusus putri di Pondok Pesantren Al Hasan Kelurahan Jatimakmur, Jumat 19 Agustus 2016.

Pondok Putri ini diberi nama Markaz Maryam Ahmad Syam dan telah diisi sekitar 60 siswa putri di tahun ajaran pertama. Peresmian gedung ditandai penadatanganan prasasti oleh Menag RI Lukman Hakim dan pihak Qatar Charity Indonesia Syek Karom.

Lukman Hakim saat peresmian didampingi Wakil Walikota Bekasi H Ahmad Syaikhu, Ketua Yayasan Al Hasan H Mahfud Abdurahman, Pengurus Al Hasan Kh Satori Ismail, dan Direktur Qatar Charity Indonesia, Syek Karom dan unsur Muspika Pondok Gede.

Menteri Agama Lukman Hakim Saifudin mengatakan keberadaan pesantren memiliki peran strategis dalam membangun peradaban bangsa. Pesantren sejak zaman pra kemerdekaan Indonesia, menurut Lukman memiliki andil dalam merebut kemerdekaan terhadap penjajah.

“Dua hari lalu kita bangsa Indonesia, merayakan hari kemerdekaan. Pesantren salah satunya, memiliki peran penting untuk merebut bangsa ini dari penjajah,” kata Menag Lukman.

Lanjut ia menjelaskan, hal lain adalah yang harus diperhatikan peran kaum perempuan dalam proses pembangunan peradaban kepada bangsa Indonesia.

“Lagi – lagi saya bersyukur, karena peresmian ini adalah gedung santri perempuan. Dimana pada zaman nabi, perempuan tidak memiliki nilai. Semoga dengan keberadaan pesantren, akan banyak menghadirkan intelektual khususnya dari kaum perempuan,” ujar Lukman.

Sementara itu ditempat yang sama, Wakil Walikota Bekasi Ahmad Syaikhu mengatakan peran harus menjadi garda terdepan dalam proses peradaban bangsa Indonesia.

“Santri dan kiai memiliki peran utama dalam membangun bangsa. Keberadaannya sangat strategis, kita ingat proklamator Bung Hatta beliau juga berasal dari pesantren yang memiliki peran untuk bangsa,” jelas Syaikhu.[IDH/IMH]

BEKASI TOP