Bekasi Online

Modus Baru Rampok HP Minta Antar ke Rumah RW BTR

Andre dan Rifi korban rampok HP modus minta antar ke rumah RW.[SOF]
Andre dan Rifi korban rampok HP modus minta antar ke rumah RW.[SOF]
POSBEKASI.COM – Street crimes (kejahatan jalanan) dengan pura-pura bertanya dan minta antar ke alamat rumah Ketua Rukun Warga (RW) merupakan modus baru yang terjadi di Perumahan Bekasi Timur Regensi (BTR), Cimuning, Mustikjaya, Kota Bekasi.

Dua pelajar SMP menjadi korban modus baru itu adalah Andre dan Rifi warga Jalan Elang V, RT02/RW13, Blok E BTR, hampir saja menjadi korban pemukulan. Pelaku juga sempat mengancam dengan senjata tajam itu berhasil membawa kabur handphone Andre pada Jumat (8/4/2016) petang.

Peristiwa berawal saat Andre, Rifi dan Nandi, sedang nongkrong di depan Gang Elang V sambil bermain handphone, pelaku yang sebelum menghampiri korban terlihat dua kali bolak balik dengan Honda Vario warna biru putih.

Kemudian pelaku  menghampiri ketiga bocah tersebut sambil menanyakan rumah Purnomo.

“Dimana rumah pak Purnomo?” kata pelaku pada ketiga korban, seperti diceritakan Rifi kepada Posbekasi.com, Jumat (8/4/2016).

Ketiga korban yang mengenal nama Purnomo sebagai Ketua RW 13 Blok E dan memiliki bengkel sepeda motor itu, langsung menunjuk ke arah Jalan Elang I tempat tinggal Purnomo.

Pelaku mengatakan, bahwa sepeda motor rekannya lagi mogok, jadi dia ingin bertemu Purnomo untuk memperbaiki motor. “Pak Purnomo tidak ada, katanya ke Blok C, tolong antari,” kata pelaku yang oleh Rifi menyangupinya dan lalu pelaku meminta Andre juga untuk ikut.

Andre dan Rifi bersama teman-temannya bermain di tenpat keduanya dibawa pelaku perampok handphone.[SOF]
Andre dan Rifi bersama teman-temannya bermain di tenpat keduanya dibawa pelaku perampok handphone.[SOF]
Kemudian pelaku membonceng kedua korban dan lalu membawanya ke BTR III, persis di Gang samping Pos Polisi (Pos Pol-yang sampai saat ini tidak belum), pelaku menurunkan kedua korban.

“Kemaren, lu mukul adik gue,” kata pelaku langsung mengancam sambil menarik kerah baju Andre.

“Gue bawa pisau nich,” kata pelaku seperti dituturkna Andre yang menyatakan dirinya tidak pernah memukul siapapun.

“Minta HP lu…,” kata pelaku, oleh Andre tetap tidak mau memberi namun pelaku langsung merampasnya lalu kabur meninggalkan kedua korban.

Tak jauh dari lokasi kejadian, Andre dan Rifi mendatangi Pos Satpam dan mencoba mengejar pelaku yang sudah kabur membawa Samsung Galaxy2 milik Andre. Oleh Satpam yang mengejar pelaku itu akhirnya mengantar kedua bocah tersebut pulang kerumah.

Pelaku dengan ciri-ciri tinggi 155 meter mengenakan celana olahraga salah satu sekolah swasta didepan supermarket Giant di Jalan Bantar Gebang-Setu kabur kearah Jalan Telkom Padurenan.[SOF]

BEKASI TOP