Posbekasi

Genjot Pendapatan Daerah, Pemkot Bekasi Gandeng Kantor Pertanahan

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto dan Kepala Kantor Pertanahan Kota Bekasi, Tarbarita Simorangkir, menandatangani perjanjian kerja sama memperkuat sinergi strategis pengelolaan data pertanahan dan perpajakan daerah, pada Rabu (9/9/2026). Posbekasi.comn/ Ika Pudiarti.

BEKASI KOTA, POSBEKASI.com – Pemerintah Kota Bekasi bersama Kantor Pertanahan Kota Bekasi resmi memperkuat sinergi strategis guna mengoptimalkan pengelolaan data pertanahan dan perpajakan daerah melalui penandatanganan kesepakatan bersama serta perjanjian kerja sama, pada Rabu (9/9/2026).

“Dengan adanya pertukaran dan pemanfaatan data ini, kami berharap data pertanahan yang ada dapat semakin akurat dan dapat dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan Pemerintah Kota Bekasi, khususnya dalam optimalisasi perpajakan dan perencanaan pembangunan,” ujar Kepala Kantor Pertanahan Kota Bekasi, Tarbarita Simorangkir.

Langkah kolaboratif ini difokuskan pada integrasi sistem layanan pertanahan, penataan tata ruang, serta akselerasi penerimaan Pendapatan Asli Daerah yang mencakup sinkronisasi Nomor Induk Bidang dengan Nomor Objek Pajak hingga penyelesaian tunggakan pajak daerah.

“Data menjadi salah satu fondasi penting dalam mengambil kebijakan. Dengan data pertanahan dan perpajakan yang semakin akurat dan terintegrasi, kita dapat mengetahui potensi yang ada sekaligus melakukan optimalisasi secara bertahap,” ucap Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto.

Ruang lingkup sinergi yang berlaku selama lima tahun tersebut turut mencakup percepatan pensertifikatan tanah wakaf, pengadaan tanah untuk kepentingan umum, integrasi tata ruang dengan sistem Online Single Submission, serta pemutakhiran data aset yang mencatat potensi hingga miliaran rupiah.

“Angka Rp83 triliun ini merupakan potensi yang harus kita kelola dengan langkah yang terukur. Kita tidak berbicara hanya mengenai penerimaan, tetapi bagaimana aset dan data yang kita miliki bisa memberikan manfaat yang lebih besar bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Kota Bekasi,” tambah Tri.

Transformasi tata kelola pemerintahan berbasis data ini diharapkan mampu menghadirkan pelayanan publik yang semakin transparan, efektif, dan akuntabel guna mendorong pertumbuhan ekonomi Kota Bekasi secara berkelanjutan.

 

Pewarta/Editor: Ika Pudiarti

BEKASI TOP