Posbekasi

Ledakan Gas Elpiji di Cikarang Bekasi Tewaskan Dua Orang dan Lukai Satu Keluarga

Ilustrasi
Ilustrasi

BEKASI KABUPATEN, POSBEKASI.com – Dua orang tewas dan empat lainnya mengalami luka bakar akibat ledakan dahsyat yang diduga berasal dari kebocoran tabung gas elpiji di Kampung Pulo Kapuk RT 01/RW 05, Desa Mekarmukti, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Sabtu (30/8/2026) subuh.

“Dua korban yang meninggal itu luka bakarnya di atas 90 persen, sudah full, kayaknya sudah 100 persen,” ungkap Satgas Kesehatan Desa Mekarmukti, Suta (41), mengenai kondisi korban meninggal yang sempat dirawat di RSUD Kabupaten Bekasi.

Dua korban yang meninggal dunia adalah Deni Setiawan (36) bersama putranya, Raihan Alfarizky (7), sementara empat korban lainnya termasuk Enah, Amelya Putri, Buyin, dan Aisah masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit akibat luka bakar yang diderita.

“Sementara masih kami dalami ya. Hasil keterangan saksi akibat tabung gas,” kata Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi AKBP Jerico Chandra saat dikonfirmasi Ahad (30/8/2026) terkait penyelidikan kepolisian atas insiden tersebut.

Peristiwa tragis yang terjadi sekitar pukul 04.00 WIB itu bermula ketika Enah hendak memasak dan menghangatkan nasi di dapur, lalu meminta bantuan menantunya karena mendapati tabung gas mengalami kebocoran.

“Katanya itu gas ada yang bocor. Dia minta tolong sama menantunya, minta dibenerin,” ujar Tami (55), keluarga korban yang rumahnya bersebelahan dengan lokasi kejadian.

Tak lama berselang setelah upaya perbaikan tersebut, ledakan keras terjadi dan api dengan cepat menyambar ruangan tempat para korban berada hingga akhirnya seluruh korban berhasil dievakuasi ke RSUD Kabupaten Bekasi dan Rumah Sakit Sentra Medika.

“Awalnya kejadiannya sekitar jam 4 pagi. Saya tahu dari anaknya si Aisah. Anak itu ke rumah saya, ‘Bu, minta tolong. Ini kebakaran, ibu saya sudah luka’,” tutur Suta menceritakan detik-detik saat dirinya mendapati laporan warga. [gha]

BEKASI TOP