
BEKASI KOTA, POSBEKASI.com — Posyandu Kartini XIII yang berlokasi di Perumahan Bekasi Timur Regensi (BTR), Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi, terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program nasional melalui pelayanan pemberian Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi puluhan anak balita setiap hari.
Ketua Posyandu Kartini XIII, Ratnaeti, mengungkapkan bahwa penyaluran paket MBG untuk balita di lingkungan RW 013 BTR sejauh ini berjalan lancar tanpa kendala berarti. Namun, di tengah lancarnya distribusi untuk anak-anak tersebut, pihak posyandu kini tengah menantikan realisasi program serupa bagi warga lanjut usia (lansia).
“Saat ini Posyandu Kartini XIII menunggu MBG untuk lanjut usia atau lansia. Kami sudah mengajukan MBG untuk lansia, tapi sampai saat ini belum terealisasi. Sudah banyak para lanjut usia (lansia) menanyakan hal ini. Semoga pemerintah dan anggota dewan mau mendorong MBG lansia ini agar terealisasi,” ujar Ratna didampingi Sekretaris Posyandu Rachayu, Bendahara Posyandu Muslimah, dan para kader Posyandu Kartini XIII, saat ditemui Posbekasi.com di teras rumah kader Posyandu, Bekasi Timur Regensi (BTR), karena Posyandu Kartini XIII sedang dalam tahap renovasi, Jumat (4/9/2026).
Di tengah keterbatasan fasilitas akibat bangunan posyandu yang sedang direnovasi, semangat para kader tidak surut. Aktivitas pelayanan tetap berjalan di teras rumah warga demi memastikan asupan gizi anak-anak terpenuhi secara konsisten.

Dedikasi luar biasa dari para kader posyandu yang notabene merupakan para ibu rumah tangga ini pun mendapatkan apresiasi tinggi dari anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, H. Syahrir, SE, M.I.Pol., yang hadir meninjau langsung di lapangan.
Syahrir memuji ketulusan hati serta peran aktif para kader dalam membantu menyukseskan program strategis pemerintah pusat.
“Posyandu menjadi ujung tombak penyaluran MBG ini patut diapresiasi tinggi. Karena kader posyandu yang juga notabene ibu-ibu rumah tangga berperan dalam program unggulan Presiden Prabowo Subianto,” tegas Syahrir.
Menanggapi aspirasi mendesak terkait usulan kuota MBG untuk lansia yang belum terealisasi, politisi legislatif tingkat provinsi ini meminta agar masyarakat dan para lansia dapat bersabar.
Syahrir menjelaskan bahwa tata kelola penyaluran oleh Badan Gizi Nasional (BGN) saat ini masih terus dievaluasi, disempurnakan, dan ditingkatkan agar jangkauannya semakin luas dan merata ke berbagai daerah yang telah mengajukan.
Sebagai wakil rakyat, H. Syahrir berkomitmen untuk mengawal aspirasi tersebut agar manfaat program gizi tidak hanya berhenti pada anak balita, tetapi juga merambah ke kelompok rentan lainnya.
“Kami akan mendorong MBG ini terus berkembang hingga dilingkungan bisa terwujud MBG untuk balita dan manula,” pungkasnya. [adk]

