Posbekasi.com

Mobil Travel Terjun ke Jurang: 6 Warga Rengasdengklok Meninggal Dunia

Kecelakaan maut rombongan pemudik asal Kecamatan Rengasdengklok, Kabupaten Karawang, mengakibatkan 6 orang tewas, di jalur turunan Desa Maniis, Kecamatan Cingambul, Kabupaten Majalengka, Senin (23/3/2026) malam. Posbekasi.com / Tangkapan layar.

KARAWANG, POSBEKASI.com – Kecelakaan maut rombongan pemudik asal Kecamatan Rengasdengklok, Kabupaten Karawang, di jalur turunan Desa Maniis, Kecamatan Cingambul, Kabupaten Majalengka, Senin (23/3/2026) malam, mengakibatkan mobil travel jenis Elf yang membawa satu keluarga besar terjun ke dalam jurang, enam orang meninggal dunia dan belasan lainnya luka-luka.

“8 ambulance beserta rim medis diberangkatkan ke Majalengka menjemput korban yang meninggal dan luka-luka ke Karawang,” ungkap Bupati Karawang Aep Syaepuloh langsung bertindak cepat begitu mengetahui ada 20 orang warganya yang mengalami kecelakaan di Majalengka.

‎Bupati Karawang Aep Syaepuloh mengatakan dirinya mendapat laporan peristiwa kecelakaan yang menimpa warga Karawang sekitar pukul 10.30 WIB. Setelah mengetahui peristiwa itu dia instruksikan agar dikirim sebanyak 8 unit ambulance beserta tim medis langsung Majalengka.

“Kami langsung meminta ambulance bersama tim medis kita berangkat ke Majalengka untuk membawa warga kita kembali kerumah. Situasi sekarang masih lebaran jadi semua orang sibuk. Biar kita juga bantu prosesnya disana,” kata Aep Syaepuloh, Selasa ( 24/3/2026)

‎Menurut Aep setelah tim ambulance berangkat dia juga menghubungi Bupati Majalengka Eman Suherman untuk dibantu warga Karawang yang mengalami musibah. Permintaan itu langsung direspon bupati Majalengka bahkan untuk korban meninggal langsung diurus proses untuk pemusalarannya.

“Alhamdulilah saya menghubungi Bupati Majalengka pak Eman sangat merespon dan membantu semua prosesnya dari rumah sakit hingga kepulangan jenazah” katanya.

Diketauhi, peristiwa tragis ini terjadi saat rombongan dalam perjalanan pulang dari Tasikmalaya menuju Karawang. Enam orang warga terkonfirmasi meninggal dunia merupakan warga Rengasdengklok, yaitu Hasim (sopir), Entang, Desi, Nurmala, Muhammad Ali Okta, dan Nanda Nova Nurohman. Para korban dievakuasi ke fasilitas kesehatan terdekat sebelum dipulangkan ke rumah duka menggunakan sejumlah ambulans yang dikerahkan langsung dari Karawang.

Penyebab kecelakaan diduga kuat akibat kegagalan sistem pengereman atau rem blong saat kendaraan melintasi medan jalan yang menurun tajam. Sopir diduga kehilangan kendali atas kendaraan hingga akhirnya meluncur keluar jalur dan masuk ke dasar jurang.

“Dugaan sementara rem kendaraan tidak berfungsi normal di jalur turunan, sehingga pengemudi tidak mampu menguasai laju kendaraan,” jelas pihak kepolisian dalam keterangan awal.

Hingga saat ini, belasan penumpang yang mengalami luka-luka masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit setempat. Pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan mendalam dan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan yang membawa duka mendalam bagi masyarakat Karawang ini. [amh]

BEKASI TOP