
“Baik itu di dalam administrasi maupun perencanaan. Implikasinya, sebuah perencanaan adalah jika kita tidak mampu menangkap sinyal ini akan terjadinya kegagagalan benefit dari organisasi, karena setiap produk yang ingin kita ciptakan selalu berputaran memakan waktu yang sangat luar biasa, Kelemahan komunikasi ini sangat berpengaruh tidak mungkin berhasil tanpa dimaksimalkan peran komunikasinya,” ungkap Rahmat menyampaikan pesannya pada pejabat yang baru dilantik di Kelurahan Bojong Rawalumbu, Kamis 28 Maret 2019.
Tak ketinggalan hadir dalam acara itu, Wakil Walikota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono, Sekda Reny Hendrawati, Kepala BKPPD Karto dan para eselon II.
KLIK : Sidak Puskesmas, Wali Kota Perintah Rapihkan Kelurahan Bintara yang Sumpek
“Sudah pakai Whatsapp, diterapkan memakai Handie Talkie untuk mempermudah hubungan lisan selaku pentingnya komunikasi dari satu pejabat ke pejabat lainnya, kita maksimalkan peran untuk mengabdi ke masyarakat,” tambahnya.
Kepada para Kepala OPD dan sekretarisnya, Rahmat meminta mereka untuk belajar menghitung beban kerja, karena merupakan sangat berpengaruh mengenai beban pembiayaan di anggaran Pemkot Bekasi.
“Tour of duty menjadi tantangan kita sampai ketemu ambang batas keseimbangan di Pemkot Bekasi, harus dibangun dari daya pikir perseorangan yang sangat inten tidak bisa lagi menunggu dan menunggu agar tidak larut menunggu hasil yang diinginkan,” ujarnya.[ISH]

