
JAKARTA, POSBEKASI.com – Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, kembali mengalami erupsi dengan kolom abu mencapai 3.500 meter di atas puncak pada Senin pukul 12.00 WIB, yang kemudian memicu peningkatan status aktivitas vulkanik dari Level II Waspada menjadi Level III Siaga menyusul potensi erupsi susulan yang lebih besar.
“Peningkatan status ini terhitung mulai Senin pukul 12.30 WIB berdasarkan hasil pemantauan visual dan rekaman instrumental yang menunjukkan adanya peningkatan aktivitas vulkanik yang cukup signifikan dari Gunung Sinabung,” ujar Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, dalan keterangan tertulisnya diterima redaksi, Senin (31/8/2026).
Abu vulkanik akibat letusan tersebut dilaporkan mengarah ke timur-tenggara menuju wilayah Kota Berastagi, sehingga Badan Penanggulangan Bencana Daerah bersama lintas instansi langsung bergerak cepat membagikan masker kepada warga terdampak guna mencegah gangguan kesehatan.
“BPBD Kabupaten Karo telah mengimbau masyarakat setempat yang berada di zona bahaya untuk keluar dari kawasan tersebut dan berpindah ke lokasi yang lebih aman demi mencegah hal yang tidak diinginkan, sebab erupsi tersebut merupakan erupsi awal,” kata Berton.
Hingga kini, petugas di lapangan masih mendata jumlah korban jiwa serta kerugian materiil, sementara status transisi darurat pemulihan bencana di wilayah tersebut masih terus berjalan hingga 5 Oktober 2026 mendatang.
“BNPB terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait untuk memantau perkembangan situasi serta mendukung penanganan dampak erupsi Gunung Sinabung, dan evaluasi tingkat aktivitas gunung api dilakukan secara berkala,” jelas Berton.
Masyarakat, pengunjung, dan wisatawan juga diminta untuk tidak melakukan aktivitas di desa-desa yang telah direlokasi, dalam radius 3 kilometer dari puncak, serta radius sektoral 6 kilometer ke arah selatan-tenggara guna menghindari risiko susulan.
“Masyarakat yang bermukim atau beraktivitas di sekitar sungai-sungai yang berhulu di Gunung Sinabung juga diminta mewaspadai potensi lahar, tetap tenang, serta mengikuti arahan dari pemerintah daerah dan instansi berwenang,” tutup Berton. [sfn]

