Posbekasi

Pemkab Bekasi Tambah Kuota Beasiswa Pasti Pintar jadi 200 Mahasiswa

Plt. Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja menghadiri Seleksi Penerimaan Beasiswa Pasti Pintar (Banpin) Kabupaten Bekasi Tahun 2026 menjalani tahapan verifikasi keabsahan dokumen dan wawancara, di Gedung PKK Komplek Pemkab Bekasi Cikarang Pusat, Jumat (28/8/2026). Posbekasi.com / Ist

BEKASI KABUPATEN, POSBEKASI.com – Pemerintah Kabupaten Bekasi berencana melipatgandakan kuota penerima Beasiswa Pasti Pintar dari 100 menjadi 200 mahasiswa pada tahun mendatang guna memperluas akses bantuan pendidikan tinggi. Rencana penambahan kuota ini disiapkan dengan memperhatikan kapasitas anggaran daerah, mengingat tingginya minat pendaftar pada seleksi tahun 2026 yang mencapai 3.438 mahasiswa.

“Yang diterima tahun 2026 ini 100 mahasiswa dari sekitar 3.400 lebih yang mendaftar. Ke depannya kita ingin menambah kuotanya. Semoga anggarannya ada, sehingga insyaallah nanti bisa menjadi 200 mahasiswa,” kata Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja, saat menghadiri Seleksi Penerimaan Beasiswa Pasti Pintar (Banpin) Kabupaten Bekasi Tahun 2026 menjalani tahapan verifikasi keabsahan dokumen dan wawancara, di Gedung PKK Komplek Pemkab Bekasi Cikarang Pusat, Jumat (28/8/2026).

Tingginya antusiasme masyarakat menjadi alasan utama Pemkab Bekasi untuk memperluas cakupan program ini. Selain memberikan beasiswa modal pendidikan, pemerintah daerah juga menyediakan fasilitas rumah singgah bagi mahasiswa Bekasi yang berkuliah di luar kota, seperti di Bandung, demi menunjang kualitas SDM daerah.

“Biar kawannya lebih banyak, masyarakat Bekasi bisa merasakan manfaatnya. Ini juga bisa meringankan beban mahasiswa dalam menjalani pendidikan,” ungkap Asep.

Saat ini, proses seleksi program Banpin 2026 telah memasuki tahapan akhir verifikasi dokumen dan wawancara yang digelar sejak 26 Agustus hingga 3 September 2026. Dari ribuan pendaftar, sebanyak 668 peserta dinyatakan lolos verifikasi tahap awal dan berhak mengikuti seleksi tatap muka langsung tanpa diwakilkan.

“Dari 3.438 peserta yang mendaftar, terseleksi kurang lebih 1.300 peserta oleh sistem. Kemudian bersama tim seleksi kami melakukan pengecekan terkait kelengkapan dan kesesuaian dokumen,” ujar Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bekasi Iman Nugraha.

Verifikasi faktual dilakukan secara ketat untuk memastikan keabsahan syarat administrasi, seperti kesesuaian status kependudukan pendaftar. Dari 668 peserta yang diwawancara, sebanyak 100 penerima akhir Beasiswa Banpin 2026 dijadwalkan akan diumumkan secara resmi pada 4 September 2026.

“Misalkan KTP secara sistem memang ada, tetapi setelah kami cek ternyata KTP-nya dari luar Kabupaten Bekasi. Jadi kelengkapan dokumen juga harus sesuai dengan persyaratan yang ditentukan,” kata Iman.

Para penerima beasiswa nantinya akan mendapatkan pemantauan capaian Indeks Prestasi Kumulatif secara berkala tiap semester. Pemkab Bekasi berharap bantuan ini tidak hanya meringankan beban finansial, tetapi juga memacu pencapaian prestasi akademik dan non-akademik peserta agar mampu bersaing di dunia kerja.

“Saya berharap mereka terus berprestasi, baik melalui jalan akademik maupun non-akademik. Untuk yang melalui prestasi akademik, IPK-nya akan kami pantau setiap semester,” tutur Iman. [gha]

BEKASI TOP