Posbekasi.com

Kisah Inspiratif Ibu Sinta Terhindar dari Amputasi, Klinik Bilqiss Medika Jadi Juru Selamat

Ibu Sinta yang terancam amputasi kaki kiri akibat luka diabetes yang menghitam di jari jempolnya dinyatakan sembuh total setelah menjalani perawatan di Klinik Bilqiss Medika, Kampung Serangan, Desa Taman Rahayu, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi. Posbekasi.com / Riki

POSBEKASI.COM | BEKASI KABUPATEN – Hari ini, Rabu (4/2/2026), ibu Sinta, warga Bojong Menteng, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi, merasakan kebahagiaan yang luar biasa. Setelah menjalani pengobatan intensif selama empat bulan di Klinik Bilqiss Medika, ibu yang sebelumnya terancam amputasi kaki kiri akibat luka diabetes yang menghitam di jari jempolnya kini dinyatakan sembuh total.

Kisah ini dimulai beberapa bulan yang lalu, ketika ibu Sinta, yang saat itu tengah berjuang melawan penyakit diabetes, tiba di rumah sakit dengan kondisi yang memprihatinkan. Setelah dilakukan pemeriksaan oleh tim medis, dokter rumah sakit menyarankan tindakan operasi amputasi untuk mengatasi infeksi yang sudah sangat parah pada jari kakinya.

Melihat kondisi ibunya yang begitu mengenaskan, anak laki -laki ibu Sinta, yang kebetulan seorang wartawan di salah satu media online, teringat akan sebuah pemberitaan yang pernah ia tulis beberapa tahun lalu. Pemberitaan tersebut mengulas tentang keberhasilan Klinik Bilqiss Medika dalam menangani luka diabetes, khususnya di wilayah Kampung Serangan, Desa Taman Rahayu, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi.

Artikel tersebut memaparkan bagaimana banyak pasien dengan luka diabetes kronis bisa sembuh berkat pengobatan yang diberikan oleh klinik tersebut.

Dari situ, anak ibu Sinta tidak ragu lagi. Ia segera membawa ibunya ke Klinik Bilqiss Medika, yang dikenal dengan pendekatan holistik dalam penyembuhan luka diabetes. Dalam waktu kurang lebih empat bulan, keajaiban pun terjadi.

Luka yang semula menghitam dan membengkak, perlahan mulai sembuh dan pulih. Kini, ibu Sinta sudah kembali bisa berjalan dengan normal tanpa perlu menjalani prosedur amputasi yang sebelumnya dianggap sebagai satu-satunya jalan keluar.

“Saya sangat bersyukur. Sebelumnya saya merasa sangat khawatir dan takut kehilangan kaki saya. Tapi berkat perawatan di Klinik Bilqiss Medika, ibu saya bisa sembuh tanpa harus menjalani amputasi. Ini adalah anugerah luar biasa bagi kami,” ungkap anak ibu Sinta, yang tak kuasa menahan haru melihat ibunya kembali sehat.

Ibu Sinta sendiri mengungkapkan rasa syukur yang mendalam atas kesembuhannya.

“Alhamdulillah, saya bisa sembuh tanpa harus menjalani amputasi. Terima kasih kepada tim medis Klinik Bilqiss Medika yang telah memberikan perawatan yang luar biasa. Saya bisa kembali menjalani hidup saya dengan lebih baik,” tuturnya dengan penuh rasa terima kasih.

Klinik Bilqiss Medika, yang sudah dikenal sejak 2017, terus berupaya memberikan layanan terbaik bagi pasien-pasien dengan luka diabetes.

Dengan pendekatan medis yang terintegrasi, penggunaan teknologi terkini, serta perhatian penuh terhadap kondisi pasien, klinik ini telah membantu banyak orang untuk menghindari amputasi dan pulih dari luka diabetes yang sebelumnya sulit disembuhkan.

Kisah ibu Sinta ini menjadi bukti nyata bahwa dengan pengobatan yang tepat, luka diabetes yang mengancam jiwa dan kualitas hidup dapat diatasi. Klinik Bilqiss Medika telah memberikan harapan baru bagi banyak pasien, termasuk ibu Sinta, yang kini bisa melangkah dengan lebih ringan dan penuh semangat.

 

Pewarta/Editor: Riki

BEKASI TOP