posBEKASI.com | Oleh: H. Syahrir, SE, M.I.POL. Anggota Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat.
Hari Koperasi Indonesia yang diperingati setiap tanggal 12 Juli menjadi momentum penting bagi pemerintah dan masyarakat untuk mempromosikan peran koperasi dalam pembangunan ekonomi Indonesia. Pada tahun ini, peringatan Hari Koperasi Indonesia dimeriahkan dengan peluncuran program Koperasi Desa Merah Putih yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto.
Program Koperasi Merah Putih bertujuan untuk memperkuat ekonomi kerakyatan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui koperasi. Program ini diharapkan dapat menjadi salah satu pilar penting dalam menciptakan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Gerakan Koperasi di Indonesia untuk terus memajukan ekonomi kerakyatan yang berbasis pada nilai-nilai kekeluargaan dan gotong royong.
Sejarah Singkat
Bagi masyarakat Jawa Barat patut berbangga, di mana pada hari ini 12 Juli 2025, kita memperingati Hari Koperasi Indonesia bangkit dan tercetus di Kabupaten Tasikmalaya.
Sejarah koperasi di Kabupaten Tasikmalaya sangat erat kaitannya dengan Kongres Koperasi Pertama Indonesia yang digelar pada 11-14 Juli 1947 di Jalan Mohammad Hatta No.40, yang kini menjadi Pusat Koperasi Kabupaten Tasikmalaya (PKKT).
Pada Kongres ini dihadiri oleh 52 delegasi dari berbagai daerah, termasuk Sumatera, Jawa, dan Madura, serta Wakil Presiden RI, Mohammad Hatta.
Gerakan Koperasi sebenarnya sudah dimulai pada abad ke-20 sebagai respons terhadap sistem kapitalisme yang menimbulkan penderitaan ekonomi dan sosial bagi rakyat.
Beberapa peristiwa penting yang menandai perkembangan koperasi di Indonesia antara lain:
• 1908: Budi Utomo, yang didirikan oleh Dr. Soetomo, berperan dalam mempromosikan gerakan koperasi untuk memperbaiki kehidupan rakyat.
• 1947: Kongres Koperasi pertama di Tasikmalaya menjadi tonggak penting dalam sejarah koperasi Indonesia dan melahirkan Hari Koperasi Indonesia.
Dalam Kongres Koperasi Pertama ini mencetuskan;
• Terbentuknya Sentral Organisasi Koperasi Republik Indonesia (Sokri) dengan asas gotong royong sebagai landasan koperasi Indonesia.
• Penetapan rencana pendirian bank koperasi sentral.
• Pembentukan koperasi rakyat desa yang melibatkan usaha di bidang kredit, konsumsi, dan produksi.
• Penguatan semangat pendidikan koperasi di kalangan masyarakat.
Tugu Koperasi Simbol Sejarah
Pada Kongres Koperasi Pertama didirikan Tugu Koperasi di Jalan Moch Hatta sebagai peringatan momen bersejarah berdirinya Hari Koperasi Indonesia.
Tugu ini menjadi simbol penting dalam sejarah koperasi Indonesia dan masih berdiri hingga saat ini, meskipun beberapa bagiannya menunjukkan tanda-tanda kekusaman akibat kurangnya perawatan.¹
Peran Kabupaten Tasikmalaya
Kabupaten Tasikmalaya dipilih sebagai lokasi Kongres Koperasi Pertama karena daerah ini dianggap cukup aman pada saat itu. Kongres ini menjadi tonggak penting dalam sejarah koperasi Indonesia dan hasilnya masih dirasakan hingga saat ini.
Pada Kongres Gerakan Koperasi pertama inilah, tanggal 12 Juli kemudian ditetapkan sebagai Hari Koperasi Indonesia. Sejak itu, peringatan Hari Koperasi menjadi momentum penting bagi gerakan koperasi di Indonesia.
Peluncuran Koperasi Merah Putih
Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan meluncurkan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih di Desa Bentangan, Klaten, Jawa Tengah, Sabtu, 19 Juli 2025. Program ini akan menandai dimulainya pengoperasian kelembagaan 80.000 koperasi desa dan kelurahan seluruh Indonesia.
Presiden Prabowo Subianto menggagas Koperasi Desa Merah Putih di 38 provinsi memperkuat penting dalam pembangunan ekonomi Indonesia. Dengan prinsip-prinsip kekeluargaan dan gotong royong, koperasi dapat menjadi wadah bagi masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan dan memajukan ekonomi kerakyatan.
Koperasi juga dapat menjadi alternatif bagi masyarakat untuk memperoleh akses ke layanan keuangan dan ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
Pada peringatan Hari Koperasi Indonesia 2025 mengusung tema “Koperasi Maju Indonesia Adil dan Makmur”. Tema ini menggambarkan semangat untuk memajukan koperasi sebagai pilar ekonomi kerakyatan yang berlandaskan nilai gotong royong dan kekeluargaan.
Dengan tema ini, diharapkan koperasi dapat menjadi wadah ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat Indonesia.
Tujuan Program Koperasi Merah Putih:
• Membentuk koperasi di seluruh desa dan kelurahan di Indonesia, yang jumlahnya mencapai sekitar 80.000.
• Meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa dan mengurangi kemiskinan.
• Menyediakan akses ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat, terutama di daerah pedesaan.
• Menjadi pusat pertumbuhan ekonomi lokal melalui distribusi logistik, pengelolaan hasil panen, dan pembiayaan mikro.
• Meningkatkan kesejahteraan masyarakat: Melalui pengembangan koperasi yang berbasis pada nilai-nilai kekeluargaan dan gotong royong.
• Memperkuat ekonomi kerakyatan: Dengan meningkatkan peran koperasi dalam pembangunan ekonomi Indonesia.
• Menciptakan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan: Dengan mempromosikan peran koperasi sebagai wadah ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Koperasi Merah Putih ini diharapkan dapat berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat desa dan mengurangi kemiskinan. Menciptakan model ekonomi alternatif yang lebih adil dan berkelanjutan, serta memberikan ruang partisipasi aktif bagi masyarakat dalam mengelola koperasi dan membagi keuntungan secara adil.
Dengan adanya program Koperasi Merah Putih, diharapkan koperasi dapat menjadi wadah ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat Indonesia. Pemerintah berharap program ini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat ekonomi kerakyatan.
Kesimpulan
Dari tonggak sejarah Gerakan Koperasi di Kabupaten Tasikmalaya, menegaskan
Koperasi sebagai alat penting dalam mewujudkan pemerataan ekonomi, memperkuat keadilan sosial yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila dan amanat UUD 1945.
Dengan adanya program Koperasi Desa Merah Putih, diharapkan koperasi dapat menjadi wadah ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat Indonesia. Pemerintah berharap program ini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat ekonomi kerakyatan.
Koperasi didorong untuk tumbuh lebih profesional, terbuka bagi semua kalangan, dan adaptif terhadap inovasi, melalui prinsip keberlanjutan dan semangat kolaborasi, koperasi berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan anggota dan masyarakat luas.
Selamat Hari Koperasi Indonesia.

