Posbekasi.com

ASTA CITA RAKYAT SUKA CITA

posBEKASI.com | Oleh: H. Syahrir, SE, M.IPol

Kader Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerinda) di manapun wajib siap mewujudkan program ASTA CITA Presiden RI Prabowo Subianto dan Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka

Mewujudkan Rakyat Suka Cita melalui Asta Cita, merupakan optimisitis lima tahun kepemimpinan Presiden Prabowo.

Mengawali langkah pertama sejak dilantik 20 Oktober 2024 sebagai Presiden ke-8 RI, Prabowo – Gibran menuai kepercayaan masyarakat dengan menghapus utang/kredit bank masyarakat petani, nelayan, dan UMKM.

Saat ini tengah berproses makan gizi gratis bagi seluruh siswa di Indonesia yang akan diwujudkan pada tahun 2025.

Presiden Prabowo melakukan terobosan dengan mendahulukan kepentingan masyarakat.

Point di atas, menjadi suatu kewajiban bagi kader Gerindra, bahkan bagi seluruh Menteri dalam Kabinet Merah Putih yang diawaki Presiden Prabowo Subianto, untuk mensejahterakan Rakyat Indonesia dengan menjadikan “Rakyat Suka Cita dengan Asta Cita”.

Perjuangan para pendiri Partai Gerindra besutan Presiden Prabowo yang dideklarasikan pada 6 Februari 2008, hingga kini terus menoreh kepercayaan Rakyat Indonesia.

Hal ini dibuktikan dengan raihan kursi Wakil Rakyat baik di DPR RI, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten dan Kota terus menerus bertambah.

Pada periode 2024-2029, kepercayaan masyarakat pada kader Gerindra berhasil meraih 86 kursi di DPR RI, 323 kursi di DPRD I Provinsi, dan 2.120 kursi untuk DPRD II Kabupaten dan Kota.

Sebagai landasan visi Presiden dan Wakil Presiden akan dicapai dengan 8 misi yang disebut Asta Cita sebagai berikut:

1. Memperkokoh ideologi Pancasila, demokrasi, dan hak asasi manusia (HAM).

2. Memantapkan sistem pertahanan keamanan negara dan mendorong kemandirian bangsa melalui swasembada pangan, energi, air, ekonomi kreatif, ekonomi hijau, dan ekonomi biru.

3. Meningkatkan lapangan kerja yang berkualitas, mendorong kewirausahaan, mengembangkan industri kreatif, dan melanjutkan pengembangan infrastruktur.

4. Memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM), sains, teknologi, pendidikan, kesehatan, prestasi olahraga, kesetaraan gender, serta penguatan peran perempuan, pemuda, dan penyandang disabilitas.

5. Melanjutkan hilirisasi dan industrialisasi untuk meningkatkan nilai tambah di dalam negeri.

6. Membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan.

7. Memperkuat reformasi politik, hukum, dan birokrasi, serta memperkuat pencegahan dan pemberantasan korupsi dan narkoba.

8. Memperkuat penyelarasan kehidupan yang harmonis dengan lingkungan, alam, dan budaya, serta peningkatan toleransi antarumat beragama untuk mencapai masyarakat yang adil dan Makmur.

Kader dan UMKM

Salah satu implementasi Asta Cita yakni, gerakan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Sebagaimana amanat dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2008 tentang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan PP Nomor 7 Tahun 2021 perlu diimplementasikan bersama.

UMKM bukan sekedar retorika tetapi diwujudkan untuk kesuksesan perekonomian kerakyatan, hingga terwujud suka cita, kegembiraan dalam perekonomian keluarga.

Para kader Gerindra didorong menjalin kemitraan antara UMKM dan usaha besar, salah satu strategi penting untuk mendorong UMKM atau Industri Kecil Menengah (IKM) masuk ke dalam rantai nilai global (global value chain), mengentaskan kemiskinan ekstrem, serta meningkatkan daya saing UMKM naik kelas.

Di mana, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menargetkan sebanyak 30 juta UMKM/IKM dapat bertransformasi masuk ke pasar digital melalui Program Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (BBI) dengan Gerakan Nasional Bangga Berwisata di Indonesia (BBWI).

Untuk implementasi mudahnya, kader Gerindra mengedukasi mendorong masyarakat dengan belanja di warung tetangga atau hasil produk UMKM di lingkungan sekitar tempat tinggal.

Penulis, sejak wabah COVID-19 melanda belahan dunia termasuk Indonesia, telah  melakukan langkah langkah edukasi dan implementasi dengan membangun UMKM memberikan secara gratis gerobak atau tempat usaha dan modal bagi pedagang kecil agar bangkit dari keterpurukan ekonomi keluarga.

Seperti pemberian “Gerobak Angkringan Haji Syahrir” bagi masyarakat di setiap kecamatan khususnya di wilayah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Gerobak UMKM yang dibagikan secara cuma-cuma itu, tidak lain untuk membangun perekonomian masyarakat.

Penulis juga telah mendorong dan mengedukasi Bila masyarakat lebih memilih belanja di warung tetangga, atau hasil produk UMKM. Maka, cita-cita UMKM naik kelas dapat dipastikan terwujud.

Dengan bangkitnya ekonomi keluarga,  merupakan suka cita dari Asta Cita menuju Indonesia Emas 2045.

Makan Bergizi Gratis

Makan Bergizi Gratis adalah salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto. Melalui program ini, Presiden ingin mengurangi kesenjangan gizi, meningkatkan kualitas hidup anak-anak Indonesia, dan membentuk Sumber Daya Manusia (SDM) unggul yang mampu bersaing di masa depan.

Pemerintah menetapkan sasaran awal program makan bergizi gratis (MBG) yang akan dilaksanakan mulai 2025 untuk meningkatkan gizi dan kesehatan anak-anak serta ibu hamil dan menyusui di berbagai daerah.

Pemerintah akan meluncurkan Program Makan Bergizi Gratis pada Januari 2025. Pada tahap awal, program ini menargetkan 3 juta anak di seluruh Indonesia. Dan tengah melakukan uji coba program Makan Bergizi Gratis pada Desember 2024 ini.

Program Makan Bergizi Gratis ini meliputi pelayanan dan konseling gizi, pemantauan status gizi balita, pemberian kapsul Vitamin A, pemberian tablet tambah darah pada remaja putri, susu bagi anak dan ibu hamil, melakukan kerjasama lintas program dan lintas sector untuk menanggulangi masalah gizi dan melaksanakan kegiatan.

Saat awal Presiden Prabowo meluncur program Makan Bergizi Gratis, penulis telah mensosialisasikan program tersebut dengan memberi makan ke sekolah sekolah.

Terutama pada “Temu Kader Gerindra se-Jawa Barat” yang akan dilangsungkan di Kota Bandung pasca Pilkada Serentak 2024, pekan depan, menjadi kebulatan tekad untuk terus mengimplementasikan menimal dua program Presiden Prabowo, yakni UMKM Naik Kelas dan Makan Bergizi Gratis, guna terwujudnya “Asta Cita Rakyat Suka Cita”.*

Penulis: Anggota DPRD Jabar Jawa Barat dan Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra

BEKASI TOP