Posbekasi.com

Bikin Warga Ketakutan: Dua Kubu Ormas Bentrok dari Kabupaten Berlanjut ke Kota Bekasi, Polisi Blokir Jalan Raya Bantargebang – Setu

Truk tronton memblokir Jalan Raya Bantargebang – Setu di depan Perumahan Bekasi Timur Regensi (BTR) akibat bentrokan dua kubu organisasi masyarakat sejak siang hingga malam hari, Rabu 20 September 2023. [Posbekasi.com /Ismet]

posBEKASI.com | MUSTIKAJAYA – Bentrok dua organisasi kemasyarakatan (Ormas) sejak siang di wilayah Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi berlanjut hingga malam hari di wilayah Kecamatan Mustikajaya Kota Bekasi, Rabu 20 September 2023.

Dua kubu ormas itu saling serang dengan menggunakan batu dan kayu, membuat warga ketakutan. Dan warga juga takut menembus jalan yang dipenuhi dua kubu ormas saling serang.

Berawal di Jalan Letjen R. Suprapto, Desa Cijengkol, Kecamatan Setu, kemudian berlanjut ke Jalan MT Haryono, pertigaan Polsek Setu – Koramil Setu.

Sejumlah anggota ormas itu akhirnya dapat di halau aparat kepolisian dan Koramil.

“Sudah reda (kondusif),” kata Komandan Koramil Setu, Kapten Sobirin.

Namun, dari Setu berlanjut ke wilayah perbatasan Kelurahan Padurenan dan Cimuning, Kecamatan Mustikajaya.

Peristiwa yang belum diketahui pasti pemicu bentrokan kedua ormas yang saling intip dan serang itu, kembali pecah di perbatasan Padurenan dan Cimuning.

Hingga berita ini diturunkan pukul 23.15 WIB, tampak aparat Kepolisian dan TNI berjaga-jaga. Jalan raya penghubung Setu – Bantargebang, persis di depan gerbang Perumahan Bekasi Timur Regensi (BTR) di blokir dengan satu unit truk tronton di parkir di tengah jalan.

Akses jalan raya itu di putus. Akibatnya, arus lalu lintas dari arah Bantargebang ke Setu dialihkan masuk ke Perumahan Zamrud atau pertigaan restoran saji cepat McDonald’s dan KFC. Sedangkan arus lalu lintas dari Setu menuju Bantargebang dialihkan ke perempatan Cimuning.

Informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, sejumlah orang dari dua kubu ormas Tere berhasil diamankan aparat. Sedangkan yang luka-luka dilarikan ke rumah sakit.

Belum diketahui jumlah korban maupun mereka yang ditangkap. Hingga kini belum ada keterangan resmi dari kepolisian. [met/yan]

BEKASI TOP