Posbekasi.com

DPRD Jabar Minta Ridwan Kamil Fokus Program Kerja Sisa Masa Jabatan Kurang Satu Tahun

Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Dr. Haru Suandharu,S.Si,M.Si. [Posbekasi.com /Dokumentasi Haru Suandharu]

POSBEKASI.com | BANDUNG – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Dr. Haru Suandharu, S.Si,M.Si, mengingatkan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menjaga amanahnya sebagai kepala daerah, hingga akhir masa jabatan. Masa jabatan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum, akan berakhir pada 23 September 2023.

“Maka harus fokus, di akhir masa jabatan ini jangan sampai sudah berhenti sebelum waktunya,” ungkap anggota DPRD Jabar itu kepada wartawan di Kota Bandung, Selasa 3 Januari 2022.

Menurut Haru, pada momentum berakhirnya masa jabatan bagi kepala daerah, maka DPRD akan melihat apa saja yang belum selesai. Mulai dari janji kampanye atau politik hingga target-target program kerja selama menjabat.

“Sebetulnya tidak ada yang istimewa, tinggal nanti ada pertanggungjawaban masa akhir jabatan. Nanti akan di lihat mana saja target-target, janji kampanye, indikator keberhasilan yang sudah tercapai dan belum tercapai,” terang politisi Partai Keadaan Sejahtera (PKS) ini.

Terkait janji-janji Ridwan Kamil, Haru menyatakan hanya tinggal menyempurnakan saja di akhir kepemimpinannya bersama Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum.

“Pembahasannya sudah kemarin pada saat APBD 2023, tinggal peluangnya itu APBD Perubahan 2023, dan sisanya tinggal menjalani saja,” kata anggota Komisi I DPRD Jabar ini.

Mengenai janji politik Ridwan Kamil, Haru mengungkapkan bahwa DPRD Jawa Barat akan membentuk panitia khusus (pansus). Hal itu untuk melihat atau melaporkan terkait dengan apa yang telah terealisasi maupun yang belum terealisasikan.

“Kemudian nanti juga ada laporan akhir masa jabatan gubernur. DPRD akan membentuk pansus. Satu per satu (program) mana saja yang tercapai dan tidak tercapai, mana saja yang masih menjadi persolan dan yang menjadi keberhasilan. Itu kami akan melihatnya secara objektif,” sebutnya.

Menyinggung pernyataan Ridwan Kamil yang tidak akan membuat program baru di sisa jabatannya, Haru menilai bahwa apa yang telah dilakukannya sudah selesai.

“Sekarang lebih kepada bagaimana pelaksanaan APBD 2023. Karena kalau masa perencanaan, masa kerja, itu sudah selesai dan tinggal yang 2023 ini. Mungkin ada yang masih bisa perlu penyempurnaan. Saya paham apa maksud pak Gubernur (tinggal menyempurnakan program),” ucapnya.

Haru berharap Ridwan Kamil serta jajarannya dapat fokus di 2023 untuk menyelesaikan beberapa program yang belum selesai.

“Harapannya menghadapi tantangan-tantangan di 2023, mulai dari resesi global, meningkatnya indeks generasi, lalu penanganan kasus stunting, kemiskinan ekstrem, jumlah kemiskinan yang meningkat. Ini saya kira yang harus menjadi fokus bagi Pemerintah Provinsi Jawa barat saat ini,” pungkasnya.[POB]

BEKASI TOP