Posbekasi.com

Persib Takluk Duel Bhayangkara FC

Penjaga gawang Persib, Teja Paku Alam. [Posbekasi.com /Persib]

POSBEKASI.com | BALI – Persib Bandung harus tampil tanpa pelatih kepala, Robert Alberts saat takluk 0-1 dalam duel kontra Bhayangkara FC, di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, Ahad 6 Februari 2022. Pangeran Biru harus mengakui keunggulan Bhayangkara FC 0-1. Padahal semua sudah berusaha untuk menjaga catatan cleansheet dalam dua laga terakhir.

Tak hanya pelatih kepala, Persib tak didampingi satu pun staf pelatih karena diserang Covid-19.

Meski tak didampingi nahkodanya, penjaga gawang Persib, Teja Paku Alam, menilai hal tersebut tak memberikan pengaruh signifikan. Pasalnya, Persib memiliki kedalaman skuad yang mumpuni untuk mengatasi berbagai masalah.

“Sebenarnya kalau dari saya pribadi kualitas pemain persib hampir sama semua bisa bermain menjadi pemain hebat juga pemain muda-mudanya juga bagus,” ujar Teja kepada awak media, Ahad 6 Februari 2022.

Ia juga memuji kinerja para pemain muda yang mampu tampil memukau di laga kali ini. Hanya saja para pemain muda tersebut perlu diasah kembali dengan mendapatkan jam terbang di pertandingan resmi.

“Sebenarnya gak terlalu pengaruh cuma pemain muda butuh waktu bermain lebih banyak supaya menunjukkan permainan yang bagus,” tuntasnya.

Disinggung soal penampilan barisan pertahanan, Teja merasa semua pemain sudah bekerjasama dengan baik. Hanya saja Bhayangkara FC sukses memanfaatkan peluang saat konsentrasi timnya tengah menurun.

Teja mengatakan semua pemain telah berusaha menampilkan penampilan terbaiknya namun Persib belum meraih hasil sesuai dengan yang diharapkan.

“Kami sudah berusaha semaksimal mungkin dengan pemain yang ada dan menunjukkan semangat bertanding luar biasa. Saya ucapkan terima kasih juga kepada teman-teman yang sudah berjuang habis-habisan,” kata Teja.

Teja menilai, gol tunggal terjadi hanya karena kelengahan yang berdampak fatal. Padahal, selebihnya penjaga gawang bernomor punggung 14 tersebut menilai semua pemain konsisten dalam membantu lini bertahan Persib.

Ia mencontohkan, beberapa kali penyelamatan yang dilakukannya adalah bentuk Kerjasama apik semua pemain. Skuad Pangeran Biru fokus dan bisa saling membantu guna mengamankan daerah pertahanan, sayang, gol tercipta menjelang laga usai.

“Penyelamatan itu juga kerjasama pemain, fokus di lapangan dan saling support. Barisan pertahanan bermain konsisten, hanya memang ada miss saja,” ucapnya.[“]

BEKASI TOP