Posbekasi.com

Angkringan Pak Yo “Rasane Pejabat, Regane Merakyat, Regawe Mlarat” Malam Minggu Tipis Tipis

Angkringan Kopi Jos “Pak Yo” di Jalan Raya Siliwangi, Bantargebang, Kota Bekasi. [Posbekasi.com /Red]

POSBEKASI.com | BANTARGEBANG –  Malam minggu, biasanya secara berkelompok millenial mencari tempat tongkrongan untuk kong kow ria, nyentrik dan centil.

Millenial kaum jetset, anak pengusaha atau penguasa alias pejabat papan atas sekali duduk menghabiskan uang ratusan bahkan jutaan rupiah di cafe cafe di tengah kota serba menguras kantong.

Tak ketinggalan, kaum muda mudi
kekinian di pinggiran kota juga mencari tempat yang asyik untuk temu kangen, bersenda gurau melepas penat yang bulan Januari 2022 ini sebagian besar pelajar sudah masuk pembelajaran tatap muka (PTM).

Berbeda dengan millenial jetset, kaum millenial pinggiran mencari tongkrongan selaras dengan isi kantong pas-pasan. Bagi millenial kekinian, yang penting bisa kong kow sambil makan minum murah meriah, nyentrik dan centil

Tentunya, millenial “tipis tipis” juga tak ingin melewatkan malam minggu berlalu begitu saja tanpa kesan. Jadilah, Angkringan Kopi Jos “Pak Yo” di sepanjang Raya Jalan Siliwangi, Kota Bekasi, tidak jauh dari Masjid dan Polsek Bantargebang.

Menu Angkringan Kopi Jos “Pak Yo” di Jalan Raya Siliwangi, Bantargebang, Kota Bekasi. [Posbekasi.com /Red]

Angkringan Pak Yo menyajikan nasi kucing, menu lauk pauk, tahu, tempe, hingga kopi jos, bertalenta “Rasane Pejabat, Regane Merakyat, Regawe Mlarat” ramai pembeli. Khusus malam minggu atau malam libur, kelompok kelompok milenial pun mampir menghabiskan malam di teras toko yang disewa Pak Yo dari petang hari hingga hampir dinihari.

Menjelang Maghrib, Sabtu 29 Januari 2022, redaksi Poabekasi.com mampir mencicipi kuliner “Rasane Pejabat, Regane Merakyat, Regawe Mlarat”, yang menjadi trending tersendiri bagi kaum millenial di wilayah Bantargebang.

Benar saja, rasa nasi kucing apa Pak Yo ini cocok di lidah, hingga dua bungkus nasi ditambah berbagai pangan lauk lainnya lahap disantap hingga adzan magrib berkumandang.

Soal harga jangan khawatir, tidak sampai dalam merogoh kantong, bahkan untuk teh tawar hangat, Pak Yo tidak membandrol harga alias gratis minum sepuasnya.

“Sebentar lagi, selepas Isya biasanya mulai ramai,” kata Pak Yo kepada redaksi posbekasi.com usai melaksanakan shalat magrib.

Saat jam menunjukkan angka 19.00, satu persatu pelanggan Pak Yo mulai dari Abang Ojol, pekerja buruh, hingga kaum millenial mulai ramai  menikmati malam minggu “tipis tipis” di Jalan Raya Siliwangi.[RED]

BEKASI TOP