Bekasi Online

Usai Tanam Pohon, Tri Adhianto Monitoring Posko Covid-19 RW 12 Jakasetia

Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto melakukan penanaman pohon sukun di lahan area terbuka hijau RW 17 Bintara Loka Indah, Kecamatan Bekasi Barat, Rabu (30/6/2021).[Posbekasi.com /Humas Pemkot Bekasi]

POSBEKASI.COM | BEKASI – Wakil Wali Kota Bekasi Dr. Tri Adhianto awali kegiatan di pagi hari dengan melakukan penanaman pohon sukun di lahan area terbuka hijau RW 17 Bintara Loka Indah, Kecamatan Bekasi Barat, Rabu (30/6/2021).

Lahan tersebut masih merupakan lahan kosong, yang rencananya akan dibuat taman ramah anak dan posko RW 17, sebagai bentuk upaya penghijauan lebih kurang 100 buah pohon sukun yang sudah ditargetkan penanaman diarea tersebut.

Dalam kesempatan ini Tri Adhianto selaku Wakil Wali Kota Bekasi memberi tanggapan terkait pengajuan aspirasi yang disampaikan oleh ketua RW 17 Kelurahan Bintara.

“Jika ini memang lahan fasos fasum, silahkan diajukan saja melalui musrenbang tingkat Kelurahan dan Kecamatan, yang kemudian akan diteruskan ke musrenbang tingkat Kota, jika lolos seleksi, pengajuan ini akan dianggarkan di anggaran tahun 2023,” kata Tri.

Usai penanaman pohon, Tri Adhianto lanjut monitoring ke posko covid yang berada di RW 12 Kelurahan Jakasetia, Kecamatan Bekasi Selatan.

Dari hasil monitoring didapati 45 orang yang sudah terdeteksi positif Covid-19, RW siaga bersama tiga pilar terus berkoordinasi dengan puskesmas dan dinas kesehatan, setelah dilakukan penanganan, didapati hasil 36 orang dinyatakan sembuh, 9 orang masih positif.

Tri Adhianto menyampaikan himbauan kepada warga masyarakat, perketatan prokes harus tetap digelorakan, kewaspadaan akan bahaya virus covid harus tetap di woro-woro di wilayah, pengurus RT dan RW diberikan tanggung jawab untuk melakukan pengawasan di wilayahnya masing-masing.

“Saya tidak akan pernah bosan menyampaikan informasi ini ke setiap pengurus RT dan RW khususnya warga Kota Bekasi, prokes yang berlaku harus tetap digelorakan, saya berharap Pemerintah bersama tiga pilar dan masyarakat dapat bersinergi dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kota Bekasi,” tutup Tri.[ADV/HUMAS]

BEKASI TOP