Bekasi Online

Abdul Hadi Wijaya: Bantuan Pendidikan Menengah Universal Cair Senin

Wakil Ketua Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, Ir. H. Abdul Hadi Wijaya M.Sc. [Posbekasi.com /Humas DPRD Jabar]

POSBEKASI.COM | BANDUNG – Wakil Ketua Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, Ir. H. Abdul Hadi Wijaya M.Sc menyebutkan Bantuan Pendidikan Menengah Universal (BPMU) dari Pemda Provinsi Jabar sedang memasuki proses akhir di Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Jabar.

BPMU ini merupakan bantuan dari Pemprov Jabar yang diberikan untuk siswa di sekolah swasta yang kewenangannya meliputi SMA, SLB, SMK ditambah Madrasah Aliyah Negeri maupun swasta.

“Jumat (7/5/2021) pagi informasi sudah saya dapatkan dari yang bersangkutan. Insyaallah, kalau sesuai prosedur BPKAD, setelah data lengkap diterima dari Dinas Pendidikan, maka dibutuhkan dua hari kerja,” kata Gus Ahad, panggilan akrabnya.

Artinya, kata Gus Ahad, Senin atau Selasa mendatang dana tersebut akan langsung ditransfer ke seluruh sekolah-sekolah tadi.

“Ini sangat membahagiakan karena setiap sekolah swasta yang jumlahnya lebih dari 4.000 se-Jawa Barat itu akan mendapatkan hibah. Nilainya adalah jumlah siswa sesuai Data Pokok Pendidikan (Dapodik) dikalikan Rp700.000,” ujarnya.

Dijelaskan Gus Ahad, proses pengupayaan dana BPMU sudah dimulai sejak Gubernur Ahmad Heryawan dan dilanjutkan oleh suksesornya, Ridwan Kamil.

“Adapun kami Komisi V yang salah satunya membidangi pendidikan, mendorong agar sekolah swasta bisa mendapatkan angka BPMU yang signifikan. Alhamdulillah tahun ini naik dari Rp550 ribu menjadi Rp700 ribu,” kata Legislator Dapil Purwakarta – Karawang ini.

Gus Ahad mencontohkan, SMK swasta level menengah memiliki jumlah siswa 200 orang. “Maka akan mendapatkan pencairan BPMU senilai Rp140 juta. Ini didapat dari 200 siswa dikalikan Rp700 ribu,” ujar anggota parlemen Fraksi PKS

Cairnya BPMU ini, kata Gus Ahad, bisa dimanfaatkan untuk operasional sekolah tersebut. Di antaranya untuk menggaji guru-guru, pelaksanaan proses KBM, membeli pulsa, kuota dan lainnya. Termasuk mempersiapkan agar Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dapat dilakukan.[POB]

BEKASI TOP