Bekasi Online

Tim Gabungan Jaring Ratusan Orang Dalam Operasi Yustisi Prokes

Tim gabungan jaring ratusan orang dalam operasi yustisi dan non yustisi penegakan Prokes pemberlakuan PKM di Kota Bekasi, Selasa (26/1/2021). [Posbekasi.com /IST]

POSBEKASI.COM | BEKASI – Tim gabungan Satuan Polisi Pamong Praja, TNI, dan Polri jaring ratusan orang dalam operasi yustisi dan non yustisi penegakan protokol kesehatan (Prokes) pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) di wilayah Kota Bekasi.

Kasatpol PP Kota Bekasi, Abi Hurairah mengatakan operasi yustisi – non yustisi dilakukan setiap hari di lokasi berbeda-beda, mulai dari kawasan terminal, pasar, dan sejumlah tempat umum yang berpotensi menimbulkan keramaian.

“Rutin tiap harinya kami laksanakan operasi, untuk non yustisi dan yustisi guna memutus rantai Covid-19, serta memberikan edukasi kepada masyarakat. Tempat yang kita sasar yakni tempat yang berpotensi menimbulkan keramaian,” tegas Abi Hurairah, Rabu (27/1/2021).

Abi Hurairah melanjutkan mayoritas pelanggaran yang dilakukan adalah tidak memakai masker. Selain itu juga ada masyarakat yang membawa masker, namun dipakai dengan asal-asalan serta angkutan dengan kapasitas penumpang yang melebihi.

“Mayoritas pelanggar yang kami tindak mereka tidak menggunakan masker saat beraktivitas, ada juga yang memakai namun memakai dengan asal. Selain itu ada kendaraan yang melebihi batas kapasitas penumpang,” ujar Abi

Ratusan orang terjaring operasi tersebar di 16 kecamatan kurun waktu 14 – 26 Januari 2021.

“Untuk yustisi kami sanksi berupa denda, adapun uang denda kami masukan ke Kas Daerah, dan non yustisi dengan kerja sosial,” kata Abi.

Abi menghimbau supaya masyarakat dapat mematuhi protokol kesehatan di manapun berada untuk bersama menjaga kesehatan diri serta kesehatan orang sekitar.[ISH]

4.

BEKASI TOP