
“Sesuai tema tahun ini yaitu mewujudkan Sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan qurani menuju Kabupaten Bekasi dua kali tambah baik benar-benar bisa diwujudkan,” kata Eka.
“Saya berharap perhelatan MTQ ini akan muncul bibit-bibit unggul yang mampu tampil dan berbicara mewakili Kabupaten Bekasi dilevel yang lebih tinggi yaitu tingkat provinsi serta tingkat nasional,” pungkasnya.
Sebelumnya, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kabupaten Bekasi, Beni Yulianto Iskandar mengatakan kegiatan MTQ dengan adaptasi kebiasaan baru (AKB) dengan protokol kesehatan (Prokes) lantaran saat ini situasi masih pendemi Covid-19.
“Kita akan mengadopsi MTQ Jabar ke-36 tingkat Jawa Barat di Subang pada September lalu, yang dalam pelaksanaannya menggunakan adaptasi kebiasaan baru dengan menjadwalkan pelaksanaan lomba secara bergilir tidak disekaliguskan akan kita atur dalam satu hari hanya 7 dan 8 kecamatan saja yang berlomba Insya Allah dalam tiga hari bisa selesai,” ujarnya).
Disampaikannya untuk penginapan bagi peserta, official dan dewan hakim tidak lagi mengunakan pemukiman warga meskipun Desa Sukamahi, Kecamatan Cikarang Pusat termasuk dalam zona hijau melainkan semua akan diinapkan di hotel.
“Kita tidak ingin menimbulkan kerumunan baru selain itu di hotel protokol kesehatannya lebih terjaga sehingga bisa dikoordinir dengan baik,” tambahnya.[ZAI]

