
Menurut datacorona.bekasikota.go.id tertera angka kematian p+ berjumlah 34 jiwa sampai pada 29 Juni 2020, dibenarkan oleh Wali Kota Bekasi bahwa angka kematian tidak ada lagi peningkatan dari akhir Mei 2020.
“Artinya, sudah aman dari angka kematian Covid 19 di Kota Bekasi, kita harus pertahankan dengan perketatnya sosialisasi ini,” papar Rahmat, Senin (29/6/2020).
Wali Kota Bekasi juga mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat, organisasi masyarakat, para relawan, dan juga para apartur yang ikut serta dalam peraturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang merupakan kewajiban bersama untuk mematuhi peraturan tersebut.
“Kerja kita bersama, dari status siaga, status bencana, PSBB sampai transisi New Normal di Kota Bekasi, semua ikut berperan besar dalam pencegahan ini,” jelas Wali Kota.
Dijelaskan juga, sampai 29 Juni 2020 ini, terdapat 13 orang terkonfirmasi dalam proses perawatan dan tinggal menunggu dalam proses penyembuhannya sehingga bisa kembali beraktivitas seperti biasanya. Selanjutnya, Pemerintah Kota Bekasi juga tetap melanjutkan adanya persediaan test bagi semua elemen baik rapid test maupun test swab secara acak yang hasilnya bisa kita ketahui hasil negatif atau positif.
“Sekali lagi saya ucapkan terima kasih dan kita benar-benar harus pertahankan dan Insya Allah dalam waktu cepat ini, Kota Bekasi yang sekarang berstatus kuning akan berubah menjadi kota hijau,” tegas Ketua GGTP Covid-19 Kota Bekasi. [ISH]

