Kota dan Kabupaten Bekasi Masuk Zona Merah, Gubernur Imbau Shalat Ied di Rumah

Gubernur Jabar Ridwan Kamil. [POSBEKASI.COM/IST]

POSBEKASI.COM | BANDUNG – Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jabar merekomendasikan shalat Idul Fitri dilaksanakan di rumah, mengingat di Jabar tidak ada daerah yang berada di level 1 atau zona hijau.

Gubernur Jabar Ridwan melaporkan, berdasarkan hasil kajian ilmiah, 3 daerah (Kab. Bekasi, Kota Bekasi, dan Kota Cimahi) berada di level 4 atau zona merah. Artinya, masih ditemukan kasus COVID-19 pada satu klaster atau lebih dengan peningkatan kasus signifikan, sehingga dapat dilakukan PSBB maksimal atau penuh di daerah tersebut.

Kemudian, 19 daerah berada di level 3 atau zona kuning, yakni Kabupaten Bandung, Bogor, Ciamis, Cianjur, Cirebon, Indramayu, Karawang, Kuningan, Majalengka, Purwakarta, Subang, Sukabumi, Tasikmalaya, Kota Bandung, Banjar, Bogor, Cirebon, Depok, dan Tasikmalaya. Artinya, ditemukan kasus COVID-19 pada klaster tunggal, sehingga bisa diterapkan PSBB parsial di daerah tersebut.

Sedangkan, 5 daerah (Kab. Garut, Pangandaran, Sumedang, Bandung Barat, dan Kota Sukabumi) berada zona biru atau ditemukan kasus secara sporadis, baik lokal maupun kasus impor, maka perlu diterapkan physical distancing.

“Tanpa mengurangi ke-khidmat-an dalam menjelang Idul Fitri dan syariatnya, kami memohon warga, satu tidak mudik, kemudian mudiklah dengan digital, silahturahmilah dengan virtual, dan juga berhubung 27 kabupaten/kota tidak ada daerah warna hijau, kami merekomendasi shalat Idul Fitri di rumah masing-masing,” kata Ridwan Kamil dalam jumpa pers di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Rabu (20/5/2020). [REL]

Pin It

Comments are closed.