Gowes Asyik Sabilulungan: Satu Sepeda Sejuta Sahabat

Start Gowes Asyik Sabilulungan
dari Danau Cibeureum Grand Wisata menuju Tugu Proklamasi Rengasdengklok, Sabtu (14/12/2019).[POSBEKASI.COM/Facebook Ahmad Syaikhu]

POSBEKASI.COM – Catatan Harian ASYIK oleh Ahmad Syaikhu

Setelah lebih dari setahun vakum, Alhamdulillah Gowes Asyik Sabilulungan kembali geliatnya. Kali ini mengadakan Gowes Bareng dari Danau Cibeureum Grand Wisata, Kabupaten Bekasi menuju Tugu Proklamasi Rengasdengklok, Karawang, Jawa Barat, Sabtu (14/12/2019).

Pendaftaran peserta dilakukan melalui komunitas-komunitas sepeda. Awalnya, panitia hanya menyediakan untuk 450 Goweser. Namun antusiasme Goweser luar biasa. Hingga akhirnya ada tambahan peserta lebih dari 500 an. Mereka berasal dari sekitar 30 komunitas sepeda.

Rombongan Goweser saya lepas dari Cibeureum pada pukul 07.00 WIB. Perjalanan berjalan lancar sampai bertemu perlintasan kereta api di daerah Perumahan Kompas, Tambun Selatan. Suasana agak tak teratur (crowded). Sebabnya ada enam kereta api yang melintas dalam waktu yang relatif pendek,  sehingga pintu perlintasan selalu tertutup. Para Goweser tertahan sekitar seperempat jam. Setelah lolos dari kemacetan, kami bergerak menuju ke arah Tambelang.

Sekitar pukul 10.00 WIB kami tiba di pitstop atau tempat pemberhentian di Perumahan Mustika Regency Sukatani Bekasi. Di sini, para Goweser menikmati roti dan air putih yang disediakan oleh pihak pengembang. Ada goweser yang ditawari rumah, bahkan ada juga Goweser yang bertanya terkait rumah di Mustika Regency ini.

Setelah beristirahat dan berfoto-foto, kami melanjutkan kembali perjalanan menuju Tugu Proklamasi Rengasdengklok.

Menjelang sampai di lokasi, Para Goweser harus melewati sungai Citarum dengan menggunakan perahu,  karena jembatan Karawang – Bekasi sampai saat ini masih dalam proses pembangunan. Kami harus ekstra hati-hati menyeberang sungai menggunakan perahu yang cukup untuk mengangkut dua mobil kecil ini. Karena kondisinya licin dan sempit.

Selesai menyeberang, kami terus mengayuh sepeda. Sekitar satu kilometer, Para Goweser akhirnya tiba di Tugu Proklamasi Rengasdengklok.

Alhamdulillah, tak ada peserta yang dievakuasi saat sampai di garis finis. Hanya ada insiden sedikit, seorang Goweser terjatuh di jalan dan satu goweser jatuh di tempat pitstop saat akan berhenti. Tapi bersyukur,  tidak mengalami cedera.

Track atau jalur Cibeureum – Rengasdengklok memang relatif datar dan tanpa tantangan naik dan turun. Namun, ada sebagian jalan yang retak dan terbelah sehingga membahayakan bagi pesepeda. Ditambah lagi udara panas yang cukup menyengat, membuat Para Goweser cepat lelah.

Selama perjalanan, rombongan dikawal oleh mobil ambulans dari RS Ananda Bekasi. Fasilitas mobil ambulan lengkap karena ada dokter dan perawat.

Di tugu bersejarah, di mana Sang Proklamator Bung Karno pernah diculik dan diasingkan di tempat ini, para peserta menikmati makan siang, berfoto selfi dan menerima hadiah doorprize yang disediakan oleh panitia.

Terima kasih kepada semua pihak yang sudah berkontribusi dalam Gowes Asyik Sabilulungan. Semoga kebersamaan ini akan terus bisa dilanjutkan pada masa-masa yang akan datang, sesuai tag line kita: Satu Sepeda Sejuta Sahabat.*

Pin It

Comments are closed.