DPRD Jabar Sahkan Perda APBD 2019, KEK Pangandaran Rampung April

Ketua DPRD Jabar Ineu Purwadewi Sundari usai memimpim Sidang Paripurna di Gedung DPRD Jabar, Kota Bandung, Kamis 29 November 2018.[IST]

POSBEKASI.COM | BANDUNG – Sidang Paripurna DPRD Jawa Barat sahkan Raperda Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2019 menjadi Perda APBD.

“Alhamdulillah APBD 2019 selesai, tadi melalui Paripurna kita sahkan Raperda RAPBD 2019 menjadi Perda. Tidak melampaui batas akhir yakni satu bulan sebelum masa berakhir tahun 2018,” kata Ketua DPRD Jabar Ineu Purwadewi Sundari usai memimpim Sidang Paripurna di Gedung DPRD Jabar, Kota Bandung, Kamis 29 November 2018.

Dikatakan Ineu, Perda APBD Jabar Tahun Angggaran 2019 akan dievaluasi oleh Kementerian Dalam Negeri selama 14 hari untuk kemudian dibahas kembali oleh legislatif.

Lebih lanjut Ineu menyatakan, amanat undang-undang komposisi Perda APBD Jabar 2019 paling besar dialokasikan untuk sektor pendidikan 43 persen, sektor kesehatan 10 persen dan sisanya untuk infrastruktur.

KLIK : Parlemen Jabar Minta KPU Kabupaten Kota Harus Antisipatif

Menurutnya, salah satu hal yang dibahas dalam APBD 2019 adalah alokasi anggaran untuk Kabupaten Pangandaran yang akan dijadikan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

“KEK Pangandaran ditargetkan selesai Maret atau April 2019. Kabupaten Pangandaran dipilih karena dinilai telah siap dalam segala aspek untuk menuju ke sana,” ungkap politisi perempuan ini.

Rapat Paripurna dengan mengsahkan Raperda APBD menjadi Perda APBD langsung dilakukan penandatangan persetujuan bersama dengan Pemprov Jabar sekaligus mendengarkan pendapat akhir Gubernur Jabar Ridwan Kamil.

Selain itu, pada agenda kedua, mendengarkan pandangan umum fraksi terhadap dua Raperda Provinsi Jabar tersebut.[IMA/POB]

Pin It

Leave a Reply

Your email address will not be published.