Mayjen TNI Doni Monardo kini akan menempati posisi barunya yaitu sebagai Sesjen Wantanas. Sementara Pangdam III Siliwangi yang baru Mayjen TNI Besar Harto Kayawan sebelumnya menjabat sebagai Danpus Penerbad.
Walaupun hanya menjabat Pangdam III Siliwangi selama 4 Bulan 8 hari, Mayjen TNI Doni Monardo telah membuat gebarkan besar yaitu program citarum harum yang banyak menyita perhatian masyarakat luas termasuk pemerintah pusat hingga melahirkan Perpres No 15 tahun 2018 tentang Percepatan Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan DAS Citarum yang baru disahkan pada 14 Maret 2018 lalu.
Gubernur Jabar Ahmad Heryawan yang hadir saat acara malam lepas sambut Pangdam III Siliwangi, program citarum harum harus terus berlanjut dan dikawal bahkan lebih baik lagi siapapun Pangdam nya.
“Semenjak Pak Doni menjabat Pangdam III Siliwangi dan dirintis juga oleh Pangdam-pangdam sebelumnya Alhamdulillah kita berhasil menyatukan pikiran dan mengkonsolidasikan kekuatan untuk meneruskan cita-cita yaitu sampai kepada citarum harum dan ini harus terus dilanjutkan,” kata Aher.
Aher mengatakan, penanganan sungai citarum harus menjadi percontohan bagi sungai-sungai lain di Indonesia sebagaimana harapan Presiden Joko Widodo.
“Masalah bukan hanya terjadi pada sungai citarum, hanya saja sungai sepanjang 300 km ini berhubungan dengan kehidupan 27 manusia di 12 Kabuapten Kota dan DKI Jakarta baik langsung maupun tidak,” ujarnya.
Aher optimistis terhadap kekuatan dan kerja keras Kodam III Siliwangi yang menurutnya adalah prajurit terbaik di Indonesia akan mampu menjalankan program citarum harum hingga terwujud.
“Kita bangga Jabar memiliki siliwangi, pasukan terbaik di Indonesia sepanjang sejarah, siliwangi sangat mengakar dengan masyarakat Jabar,” ucapnya.[REL/POB]