Bekasi Online

KPU Kota Bekasi Hidupkan Sosialisasi Pemilu Berbasis Keluarga

Komisioner KPU Kota Bekasi Divisi Sosialisasi dan SDM, Nurul Sumarhaeni.[IST]
posBEKASI.com, BEKASI – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi, terus mendorong konsep sosialisasi dan pendidikan pemilih berbasis keluarga. Konsep tersebut merupakan upaya KPU Kota Bekasi untuk menjadikan kegiatan sosialisasi dan pendidikan pemilih lebih merakyat dan membumi.

Demikian ditegaskan komisioner KPU Kota Bekasi, Nurul Sumarheni saat melakukan sosialsiasi kepada kalangan pemilih perempuan di Kota Bekasi, Kamis (22/3.2018) . Sosialisasi tersebut di ikuti anggota PKK se Kota Bekasi dan Tribina Kota Bekasi.

Sosialisasi dan pendidikan pemilih berbasis keluarga, kata Nurul,  merupakan pendekatan yang paling efektif untuk membangun pengetahuan dan partisipasi aktif Pemilih. Hal ini merupakan tindak lanjut dari PKPU Nomor 8 Tahun 2017 Tentang Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, dan Partisipasi Masyarakat dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Walikota dan Wakil Walikota.

Selain itu, kata Nurul, sosialisasi dan pendidikan pemilih berbasis keluarga merupakan pendekatan yang paling efektif untuk membangun pengetahuan, menumbuhkan kesadaran serta menggerakkan partisipasi aktif pemilih dalam setiap tahapan Pemilihan.

Tujuan sosialisasi dan pendidikan berbasis keluarga , lanjut Nurul, untuk  mengoptimalkan peran keluarga sebagai basis sosialisasi dan pendidikan pemilih untuk melahirkan pemilih yang rasional, cerdas dan mandiri, serta memperkuat keluarga sebagai wadah clearing house terhadap informasi yang bersifat bohong atau hoax yang berasal dari lingkungan sosial diluar keluarga.

“Selain itu,  untuk mendorong setiap keluarga menghidupkan kembali tradisi dialog dalam keluarga untuk menyikapi semua aspek kehidupan, termasuk di dalamnya isu pemilihan kepala daerah Kota Bekasi dan jawa barat pada 27 Juni nanri,”paparnya.

Dia jugaberharap, para anggota PKK yang mengikuti sosialsiasi tersebut bisa menjadi motor penggerak dalam menyampaikan informasi seputar pilkada atau pemilu,”Yang paling dekat yakni sosialsaisi  kekeluarganya, lalu komunitas dan lingkungan sekitar,”tandasnya.[REL/JAL/POB]

BEKASI TOP