Bekasi Online

Polsek Setu Tangani Bocah Tewas Tenggelam di Danau Burangkeng

Danau Burangkeng tempat korban Rahmat alias Amud berenang bersama rekan-rekannya.[MIN]
POSBEKASI.COM, SETU – Seorang bocah, Rahmat alias Amud,12 tahun, tewas tenggelam saat bersama rekn-rekannya berenang di Danau (Pintu Air) Kampung Burangkeng, RT04/07, Desa Ciledug, Setu, Kabupaten Bekasi, Kamis 1 Februari 2018 sekitar pukul 14:00.

“Awalnya korban bersama delapan orang temannya berenang di danau sekitar pukul 12:00, dua jam mereka bermain dan berenang tiba-tiba korban tenggelam,” kata Kapolsek Setu, Polrestro Bekasi, AKP S Aba Wahib Key, kepada Posbekasi.com, Kamis 1 Februari 2018.

Menurut AKP Aba Wahib Key yang merupakan hari pertamanya resmi sebagai Kapolsek Setu menggantikan AKP Agus Rohmat, mengetauhi korban tenggelam rekan-rekannya langsung meminta tolong pada warga sekitar.

“Kemudian warga Adim dan Usup mendengar rekan korban meminta tolong bergegas ke danau, Adim langsung terjun ke danau guna mencari korban. Tak lama, Adim menemukan korban di dasar air tengah danau. Lalu korban diangkat dan dibawa Adim ke darat namun jiwa korban sudah tidak tertolong,” terang AKP Aba Wahib Key.

Selanjutnya, Adim, Usup dan rekan-rekan korban membawa janazah Amud ke rumah orang tuanya di Kampung Jati, RT02/03, Desa Burangkeng, Setu.

Kanit Reskrim Iptu Nano S bersama anggota Reskrim, SPK dan Bhabinkamtibmas Desa Ciledug mendatangi rumah orangtua korban dan melakukan pengecekan tempat kejadian di danau untuk mengetahui secara pasti peristiwa tersebut.

“Saat diminta untuk dilakukan identifikasi terhadap jenazah, oleh orangtua dan keluarga korban menolaknya dan bersedia menandatangani surat keterangan menolak untuk autopsi,” kata Kapolsek.

Dikatakannya, saat ini langkah penanganan yang sedang dilakukan meminta keterangan saksi-saksi terutama rekan korban yang masih anak-anak itu dengan mendatangi rumah mereka satu persatu.

“Tidak diketemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Dari keterangan sebagian rekan-rekan korban, korban diduga kuat tenggalam karena diketauhi korban kurang pandai berenang,” katanya.

Sementara, jenazah korban langsung dimandikan dan dikafani keluarga yang pada hari ini langsung dilakukan pemakaman.[MIN/POSB7]

BEKASI TOP