
Sweping dengan cara melakukan penggerebekan secara anarkis itu membuat Kapolres ditegur Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Idham Azis.
“ Ormas Front Pembela Islam (FPI) yang melakukan ‘sweeping’ toko obat dan pedagang minuman keras di Jatibening, secara bergerombolan sehingga menjadi bertindak anarkis. Ini mmebuat kami ditegur Kapolda,” kata Kombes Indarto, Jumat 29 Desember 2017.
Menurut Kapolres, puluhan anggota ormas melakukan perampasan paksa sejumlah barang yang diduga sebagai produk obat kedaluarsa dari sebuah toko milik Hanafi, warga Aceh.
Toko yang berdiri tanpa plang nama itu diketahui sudah beroperasional sejak 2015 diduga mengedarkan sejumlah produk obat-obatan kedaluwarsa dan meresahkan masyarakat setempat.
“Kita akan menindak aksi-aksi ormas yang keras ini. Kekuatan Polres Metro Bekasi Kota adalah Satuan Sahbara di mana tugas dan fungsi mereka adalah pengawasan dan penindakan,” ungkapnya.[COK]

