Bekasi Online

Tak Terima Ditegur Knalpot Bising, Tetangga Tewas Dibacok

Lokasi pembacokan.[IST]
POSBEKASI.COM, BEKASI – Hanya gara-gara sepele, nyawa melayang sia-sia. Nyawa Deny Andhaka Tumboimbela,36 tahun, yang tewas setelah berduel maut dan terkena bacokan Wiliam Tuilan,26 tahun, Ahad 18 Juni 2017 malam.

Kedua warga yang terlibat duel itu merupakan tetangga Kompleks Kologad Bawah, RT05/09, Jatirahayu, Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi.

Kasus yang berawal dari pelaku tidak terima ditegur korban karena knalpot sepeda motornya bising.

“Pelaku tak terima ditegur korban, saat menyalakan sepeda motor dengan knalpot keras,” kata salah seorang saksi, Yuli, kemaren.

Ternyata, Tteguran itu berbuntut panjang, sampai keduanya terlibat cekcok mulut hingga akhirnya Wiliam mengambil sebilah parang dan mengayunkan ke arah Deny.

“Korban langsung dibacok dan mengenai ketiak tangan kirinya. Sampai nyaris putus,” ucap Yuli.

Allinat bacokan tersebut, bapak dua anak itu langsung tersungkur ke tanah, oleh warga sempat hendak dibawa ke RS Masmitra, Jatimakmur, tapi Deny menghembuskan nafas terakhirnya.

Sebelumnya, Deny dan Wiliam sempat terlibat duel maut itu dipisah warga dan didamaikan ke Polsek Pondok Gede sebelum tarawih.

“Tapi setelah itu ribut lagi sampai terjadi seperti ini,” kata Isa warga korban.

Menanggapi kasus tersebut, Kasubag Humas Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Erna Ruswing Andari, menyatakan pelakunya sudah ditangkap Polisi.

“Tal lama peristiwa itu terjadi, pelaku dan barang bukti langsiung diamankan Polsek Pondok Gede,” kata Kompol Erna.

Dikatakannya, dari informasi warga sekitar pelaku memang sering berbuat onar di lingkungan.

” Korban tewas akibat luka senjata tajam di bagian ketiak kiri sepanjang 30 cm, dan luka di punggung sepanjang 15 cm. Jenazah korban dibawa ke RS Polri Kramat Jati,” ungkapnya.

Daro pelaku Polisi menyita barang bukti sebilah parang yang digunakan Wiliam untuk melukai Deny.

“Pelaku meringkuk di tahanan mempertanggungjawabkan perbuatannya terancam Pasal 354 KUHP tentang penganiayaan yang menyebabkan kematian dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara.[RiS]

BEKASI TOP