Bekasi Online

Bawaslu Petakan Potensi Kecurangan Pilkada Serentak 2018 Jabar

Pilkada 2018

POSBEKASI.COM, BEKASI – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Barat petakan ejumlah potensi pelanggaran Pilkada serentak 2018 yang diwaspadai berdasarkan kejadian pada Pilkada serentak tahun 2016.

“Dimana dalam pilkada lalu ada delapan kabupaten/kota di Jabar dan 11 kota/kabupaten lainnya tahun 2017,” kataKepala Bawaslu Jabar Harminus Koto di Bekasi, Minggu 21 Mei 2017.

Penyelenggaraan gelombang pertama, Bawaslu menemukan fakta pencetakan undangan datang ke Tempat Pemungutan Suara yang jauh lebih banyak daripada jumlah warga yang terdata dalam Daftar Pemilih Tetap.

Dikatakannya, mustahil dalam sepekan muncul kesadaran untuk berpartisipasi pada Pilkada dalam jumlah yang signifikan, karenanya hal itu menjadi catatan Bawaslu.

“Pada gelombang kedua, jauh lebih banyak dengan ditemukannya 36 ribu pemilih siluman. Keberadaan pemilih siluman tersebut berawal dari hasil verifikasi ditemukannya 600 ribu warga Kabupaten Bekasi nyaris kehilangan hak pilih dikarenakan belum mengantongi Kartu Tanda Penduduk elektronik. Adapun kepemilikan e-KTP menjadi salah satu prasyarat warga berhak menyalurkan suaranya pada saat Pilkada 2017, “ terangnya.[MET]

BEKASI TOP