Bekasi Online

Pemuda Cikarang Berdikari Ancaman Tebar Lele di Genangan Air Jalan Imam Bonjol

Ketua PBC Neng Ulfa dan Jubir PBC Rizki Irwansyah.[IST]
Ketua PBC Neng Ulfa dan Jubir PBC Rizki Irwansyah.[IST]
POSBEKASI.COM – Komunitas Pemuda Cikarang Berdikari (PCB), Kabupaten Bekasi, meminta pemerintah pusat dan Pemkab Bekasi tidak saling lempar tanggungjawab masalah banjir yang melanda Jalan Raya Imam Bonjol – Cikarang Barat.

Banjir yang menggenangi jalan raya itu akibat buangan air yang bercampur cairan limbah pabrik peleburan baja PT Gunung Garuda sudah mengkhawatirkan warga.

Ketua Komunitas PCB Neng Ulfah mengatakan, sampai kini baik Pemkab maupun pemerintah pusat sepertinya enggan menanggapi keluhan warga. “Sampai saat ini belum ada keseriusan untuk penyelesaian permasalahan banjir di daerah sekitar tersebut,” kata Neng Ulfah dalam siaran persnya kepada Posbekasi.com, Sabtu 4 Pebuari 2017.

Pemerintah pusat maupun Pemkab Bekasi kata Neng Ulfah, keduanya saling lempar tanggungjawab. “Seoalah-olah keduanya setengah hati untuk menyelesaikan masalah banjir tersebut. Pedahal masyarakat sangat berharap adanya upaya perbaikan agar banjir tidak sampai menimbulkan korban jiwa,” cetus Neng.

Sebagaimana telah terjadi lama, dranaise di Jalan Raya Imam Bonjol depan Gunung Garuda menjadi langganan banjir. “Jangankan hujan lebat, hanya gerimis kecil pun jalan ini tergenang air. Pemerintah pusat melempar persoalan banjir tersebut kepada Gunung Garuda karena diangap sebagai penyebabnya. Begitu juga Pemkab Bekasi selalu berdalih jalan ini milik negara. Padahal masyarakat mengharapkan adanya perbaikan bukan melempar tanggungjawab,” tuturnya.

Warga akan tebar lele di Jalan Imam Bonjol Cikarang Barat yang tak kunjung diperbaikan.[IST]
Warga akan tebar lele di Jalan Imam Bonjol Cikarang Barat yang tak kunjung diperbaikan.[IST]
Dinilainya, untuk perbaikan dranaise bukanlah hal sulit asal ada keinginan dari kedua pemerintah tersebut. “Tampaknya pemerintah pusat maupun Pemkab Bekasi terus memainkan skenario dengan saling lempar masalah,” katanya.

Hal senada dikatakan Sekertaris PBC, Aang Jamasari, dimana Pemkab Bekasi dinilainya pasrah dn terus berkelit melempar tanggungjawab pada pemerintah pusat. “Kendati Jaln Raya itu milik negara, Pemkab Bekasi jangan cuma pasrah tapi harus proaktif demi warganya,” kata Aang.

Aang yang juga aktif di Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Bekasi itu mengancam, bila dalam tempo beberapa bulan kedepan tidak juga ada perbaikan, PBC akan melakukan aksi tebar lele.

“Lebih baik kita tebar lele di sekitar genangan air Jalan Imam Bonjol daripada terus-terusan berharap tetapi tidak juga mendapat respon dengan perbaikan,” ancam Aang.[YAN]

BEKASI TOP