Bekasi Online

Ini Amanat Kapolri yang Disampaikan Kapolrestro Bekasi untuk Pengamanan Ops Lilin 2016

Kiri-kanan: Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Asep Adi Saputra membacakan amnat Kapolri dan peserta dari Polri-TNI pada gelar pasukan pengamanan Operasi Lilin Jaya 2016 di di Lapangan Mapolres Metro Bekasi, Kamis, 22 Desember 2016.[IST]
Kiri-kanan: Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Asep Adi Saputra membacakan amnat Kapolri dan peserta dari Polri-TNI pada gelar pasukan pengamanan Operasi Lilin Jaya 2016 di di Lapangan Mapolres Metro Bekasi, Kamis, 22 Desember 2016.[IST]
POSBEKASI.COM – Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Asep Adi Saputra,SH,SIK,MH,MSi, pimpin gelar operasi pasukan Apel Operasi Lilin Jaya 2016 di Lapangan Mapolres Metro Bekasi, Kamis, 22 Desember 2016, petang.

Komandan apel gelar pasukan Operasi Lilin 2016, Kapolsek AKP Agus Rohmat,SH, dengan peserta 525 personil dari berbagai satuan dan unsur yakni, 42 personil pejabat Polres, 32 personil TNI, 30 personil pasukan Brimob Polda Metro Jaya, 104 personil Sabhara Polrestro Bekasi, 60 personil Sat Lantas, 97 pesonil Sat Intelkam, Reskrim dan Narkoba, 36 personil gabungan Polsek jajaran Polrestro Bekasi, 43 Sat Pol PP dan Dishub, 50 anggota Secom dan Pokdar, dan 31 anggota gabungan Satpam.

Gelar pasukan tersebut disertakan kendaraan operasional pendukung Ops Lilin Jaya 2016, seperti kendaraan roda dua (Trail Rainmas, BM Lantas) dan roda 4 (Patwal Lantas, Patko Sabhara, Ambulance).

Sebelum membacakan amanat Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian, Kapolrestro Bekasi menyematkan pita tanda dimulainya Ops Lilin Jaya 2016 kepada perwakilan personil Polri, TNI dan Dishub.

“Puji syukur atas limpahan rahmat dan karunianya masih diberikan kesehatan dan kekuatan sehingga dapat melaksanakan apel gelar pasukan Ops Lilin 2016. Apel ini sebagai pengecekan akhir kesiapan dalam melaksanakan ops Lilin 2016, baik aspek personil, sarana dan prasarana, anggaran serta keterlibatan unsur terkait seperti TNI, Pemda, Mitra Kamtibmas lainnya,” kata Kapolrestro Bekasi.

Masih dalam amanat Kapolri, terkait situasi yang berkembang saat ini masih di warnai aksi teror yang secara langsung atau tidak langsung akan berdampak kepada kondisi keamanan dalam negeri, hal tersebut menjadi tantangan tugas Polri dan seluruh elemen terkait.

“Bahwa perayaan Natal dan tahun baru meruoakan moment berlibur bagi sebagian besar masyarakat Indonesia, sehingga diprediksikan akan terjadi mobilisasi dan kosentrasi masyarakat. Ops Lilin 2016 berlangsung selama 10 hari terhitung tanggal 23 Desember 2016 hingga 1 Januari 2017 dengan mengedepankan tindakannpreemtif dan preventiv yang didukung kegiatan Intelijen, serta penegakan hukum secara tegas dan professional,” kata Kapolrestro Bekasi.

Kiri-kanan: Peserta apel dai berbagai unsur dan Kapolsek AKP Agus Rohmat sebagai komandan upacara gelar pasukan pengamanan Operasi Lilin Jaya 2016 di di Lapangan Mapolres Metro Bekasi, Kamis, 22 Desember 2016.[IST]
Kiri-kanan: Peserta apel dai berbagai unsur dan Kapolsek AKP Agus Rohmat sebagai komandan upacara gelar pasukan pengamanan Operasi Lilin Jaya 2016 di di Lapangan Mapolres Metro Bekasi, Kamis, 22 Desember 2016.[IST]
Disampingi itu, beberapa hal yang perlu dipedomani yakni:

  1. Tingkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan diri maupun satuan dalam melaksanakan tugas sehingga mampu merespon secara cepat dan tepateebagai bentuk gangguan kamtibmas.
  2. Siapkan serta pelihara kondisi fisik dan mental untuk dapat senantiasa memberikan playanan prima kepada masyarakat.
  3. Persiapkan debgan baik seluruh peralatan, saranabdan prasarana yang akan digunakan untuk mendukung kelancaran dan keberhasilan operasi.
  4. Laksanakan tugas dengan penuh rasa ketulusan dan keikhlasan, tampilkan sikap yang humanis dan simpatik serta hindari sikap arogansi.
  5. Penggelaran personil harus mampu memberikan rasa aman dan nyaman.
  6. Lakukan tindakan proaktif dan antisipatif dengan melibatkan semua fungsi kepolisian serta stakeholders terkait untuk menghadapi ancaman aksi teror, sabotase dan kejahatan berkadar ancaman tinggi.
  7. Laksanakan penegakan hukum secara profesional dan proposional serta bertindaklah secara tegas dan terukur.
  8. Perkuat kerjasama yang sinergis dan harmonis dengan seluruh instansi terkait.

Sebelum peserta apel gelar pasukan dibubarkan, Kapolestro Bekasi menyampaikan arahannya terkait dengan kejadian teror yang terjadi, maka diharapkan kepada seluruh peserta apel agar meningkatkan kewaspadaan supaya  situasi dan kondisi yang aman dan kondusif.

“Jalin hubungan yang harmonis semua unsur terkait (TNI, Polri, Pokdar, Tokoh Masyarakat) agar dapat mendeteksi dini segala bentuk kerawanan yang terjadi di wilayah Polrestro Bekasi. Terkait adanya fatwa MUI tersebut diharapkan tidak ada anggota yang melakukan sosialisasi fatwa tsb sehubungan  tidak ada instruksi kepada siapapun dalam melakukan sosialisasi kecuali MUI sendiri,” kata Kombes Asep.[HSB]

4.

BEKASI TOP