Bekasi Online

Jenazah Agus Wibowo yang Ditemukan di Grand Residence Dimakamkan di TPU Padurenan

Brigadir Iim Nurochim mewakili Kapolsek Setu menyerahkan jenazah Agus Wibowo kepada  kakak korban RS Polri Sukamto, Jakarta, Minggu 27 Nopember 2016.[IDH]
Brigadir Iim Nurochim mewakili Kapolsek Setu menyerahkan jenazah Agus Wibowo kepada kakak korban RS Polri Sukamto, Jakarta, Minggu 27 Nopember 2016.[IDH]
POSBEKASI.COM – Jenazah almarhum Agus Wibowo,56 tahun, yang meninggal dunia akibat sakit dan baru diketauhi tiga hari diambil keluarganya dari RS Polri Sukamto, Jakarta, Minggu 27 Nopember 2016.

Korban diserahkan anggota Sentra Pelayanan Polsek Setu, Brigadir Iim Nurochim mewakili Kapolsek Setu kepada kakak korban Tiyasno Sugihantomo. Oleh keluarga, korban langsung dimakamkan di TPU Padurenan, Kota Bekasi, Minggu 27 Nopember 2016.

Kapolsek Setu AKP Agus Rohmat,SH, mengatakan penyidikan terhadap korban yang meninggal dunia dinyatakan rampung setelah keluarga korban datang ke Polsek kemudian dilakukan penyerahan di RS Polri.

“Sebelum penyerahan jenazah, keluarga korban yang kita hubungi datang ke Polsek kemudian dibuat berita acara dan keluarga tidak bersedia jenazah dilakukan visum et repertum. Setelah itu keluarga korban diantar oleh anggota ke RS Polri untuk serah terima jenazah,” kata Kapolsek, Minggu 27 Nopember 2016.

Sebagaimana diwartakan, Agus Wibowo meninggal di rumahnya di Perumahan Grand Residence, Clusster Tirtayasa, Blok AC12/6 RT02/11, Desa Cijengkol, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, dan baru diketauhi diketauhi oleh warga setelah tercium bau tidak sedap dari rumahnya oleh saksi Maryuli, Yahya dan Nasir, pada Jumat 25 Nopember 2016.

“Saat ditemukan tubuh korban sudah kaku dan terlihat menghitam, diprakirakan korban sudah tiga hari meninggal dunia karena sakit. Tidak ada tanda-tanda penganiaya, kemudian jenazah dibawa ke RS polri,” kata Kapolsek pada Jumat 25 Nopember 2016 lalu.[IDH]

BEKASI TOP