Bekasi Online

Polsek Setu Selesaikan Kasus Pencurian Entok oleh Anak Bawah Umur

Polsek Setu selesaikan dengan musyawarah dua anak bawah umur pelaku pencurian seekor entok dikembalikan pada orangtuanya, Selasa 22 Nopember 2016.[RAD]
Polsek Setu selesaikan dengan musyawarah dua anak bawah umur pelaku pencurian seekor entok dikembalikan pada orangtuanya, Selasa 22 Nopember 2016.[RAD]
POSBEKASI.COM – Gara-gara seekor bebek entok, Polisi terpaksa turun tangan menyelesaikan kasus yang melibatkan anak dibawah umur dengan cara musyawarah dan kekeluarga.

Pelaku sebaya dan sekampung namun berbeda RW itu, Widia Triadi bin Wijaya, 15 tahun, RT01/03, dan Ahmad Jainul Daulay bin Nurialan, RT04/09, Kampung Cijengkol, Setu, Kabupaten Bekasi, ketahuan saat mencuri seekor entok milik Rohiman, 48 tahun, warga Kampung Cinyosog RT02/05 Desa Burangkeng, pada Selasa 22 Nopember 2016.

Ditengahi Bripka Iim Burahim anggota KSPKT Polsek Setu yang disaksikan langsung Kades Cijengkol, Irwan Hakim, kedua orang tua pelaku bermusyawarah pada korban.

Korban yang tidak melakukan tuntutan itu hanya meminta kedua orangtua pelaku yang masih remaja tersebut untuk dibina hingga tidak kembali mengulangi tindakan pencurian.

Hal itu kemudian tertuang dalam surat pernyataan bersama yang ditandatangani kedua orangtua pelaku yakni Wijaya selaku orang tua Widia Triadi dan Nurialan selaku orang tua Ahmad Jainul Daulay.

Usai dilakukan musyawarah, kedua pelaku akhirnya diperbolehkan pulang bersama orangtuanya dan tindakan pencurian seekor entok dianggap selesai oleh Polsek Setu.

“Kasus anak bawah umur ini kita selesaikan secara musyawarah dan diketauhi orangtua dan kepala desa bersangkutan. Yang terpenting korban tidak melakukan penuntutan, hingga kasus ini dapat dicapai dengan musyawarah atau kesepakatan tanpa harus proses hukum lanjut,” kata Kapolse Setu AKP Agus Rohmat,SH, di Maposlek Setu, Ravu 23 Nopember 2016. [RAD]

BEKASI TOP