Bekasi Online

Camat Setu Dinilai Tak Peduli Masyarakat Penuntut Ganti Rugi Lahan Tol Cimanggis – Cibitung

Binmaspol Desa Cijengkol dan Babinsa kawal warga Desa Cijengkol yang akan menemui Kepala BPN Kabupaten Bekasi di Cikarang, Rabu (3/8/2016).[SOF]
Binmaspol Desa Cijengkol dan Babinsa kawal warga Desa Cijengkol yang akan menemui Kepala BPN Kabupaten Bekasi di Cikarang, Rabu (3/8/2016).[SOF]
POSBEKASI.COM – Binmaspol Desa Cijengkol, Kecamatan Setu, Bripka Asfar Nurochim bersama Babinsa kawal 70 warga Cijengkol ke Kantor BPN Kabupaten Bekasi untuk menyampaikan tuntutan ganti rugi lahan yang akan dibebaskan untuk pembangunan jalan Tol Cimanggis – Cibitung.

Rombongan warga dipimpin Hendrik Darmawan untuk kedua kalinya menemui Kepala BPN Kabupaten Bekasi, H.Dirwan Dahri, dan rencanaya rombongan juga akan menemui Kepala KJPP Rahardian dan Kepala PUPR, Nunuk Nugroho.

Warga yang masih menuntut harga ganti rugi yang dinilai tidak sesuai dengan patokan harga yang dibuat oleh tim pembangunan jalan tol.

Sementara, Camat Setu H Adeng Hudaya akan melakukan pertemuan dengan warga yang saat ini terus melakukan tuntutan ganti rugi lahan yang terkena pembebasan jalan tol pada Jumat (5/8/2016) mendatang.

Informasi yang didapat Posbekasi.com, Camat Setu dinilai lamban dalam menangani dan menyelesaikan persoalan di masyarakatnya.

“Camat Setu terlalu membiarkan warganya, setelah warga bergerak barulah Camat tampak sibuk. Artinya kami berjuang sendiri tanpa Camat yang tidak mau tahu persoalan yang kami hadapi saat ini. Tapi setelah ada gerakan warga, Camat baru mulai bergerak,” kata salah seorang warga Desa Burangkeng yang tidak ingin disebutkan namanya.[SOF]

BEKASI TOP