
BEKASI KOTA, POSBEKASI.com – Pemerintah Kota Bekasi resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) program pemagangan BE MANTAP bersama PT Bridgestone Tire Indonesia untuk memangkas angka pengangguran dan melatih kesiapan kerja warga.
“Ini bentuk kolaborasi pemerintah dengan dunia usaha. Kita ingin lulusan SMA maupun perguruan tinggi tidak hanya memiliki ijazah, tetapi juga memiliki kompetensi dan pengalaman kerja yang sesuai dengan kebutuhan industri,” tegas Wali Kota Bekasi Tri Adhianto usai penandatanganan bersama Direktur SDM PT Bridgestone Tire Indonesia Yunus Triyonggo, turut disaksikan Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe, di Ruang Wakil Wali Kota Bekasi pada Senin (14/9/2026).
Tri Adhianto menegaskan komitmen Pemkot Bekasi dalam menjembatani para pencari kerja dengan kebutuhan nyata dunia industri.
Melalui program Bridgestone Manufacturing Apprenticeship Program (BE MANTAP) yang telah berjalan selama dua tahun ini, sebanyak 25 pencari kerja pilihan setiap tahunnya digembleng langsung di lingkungan manufaktur. Program tersebut menjadi wadah pembentukan disiplin, pemahaman budaya kerja, hingga peningkatan keterampilan teknis bagi lulusan SMA hingga sarjana (S1).
“Anak-anak kita bisa belajar langsung tentang disiplin, tanggung jawab dan keterampilan kerja. Harapannya, setelah mengikuti pemagangan mereka semakin siap dan memiliki daya saing di dunia kerja,” katanya.
Agar proses seleksi berjalan makin transparan dan terstruktur, penjaringan peserta pemagangan BE MANTAP kini dikelola secara terintegrasi melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Bekasi. Langkah ini sekaligus menjadi awal dari rencana Pemkot Bekasi untuk mereplikasi pola kemitraan serupa ke berbagai perusahaan manufaktur lain di wilayah Bekasi.
“Ke depan akses pemagangan ini akan kita perluas ke perusahaan-perusahaan industri yang ada di Kota Bekasi. Kita ingin semakin banyak perusahaan membuka ruang bagi anak-anak kita untuk belajar dan mendapatkan pengalaman langsung di dunia industri,” ujar Tri.
Skema sinergi ini diharapkan dapat terus bergulir guna mencetak tenaga kerja lokal yang berdaya saing tinggi serta siap terserap secara optimal di sektor industri nasional.
“Pemerintah memfasilitasi dan mempertemukan pencari kerja dengan dunia industri, sementara perusahaan memberikan ruang pembelajaran. Ini bagian dari upaya kita menyiapkan tenaga kerja Kota Bekasi yang kompeten, siap kerja dan memiliki daya saing,” pungkasnya.
Pewarta/Editor: Ika Pudiarti

