Posbekasi

Borong 5 Penghargaan BKKBN Jawa Barat Tahun 2026, Kota Bekasi Sukses Siapkan Bonus Demografi

 

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Bekasi, Dr. Kusnanto menerima 5 penghargaan Program Pengendalian Penduduk Tahun 2026 dari Kantor Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Barat, pada ajang Workshop Penggerakan Kampung Keluarga Berkualitas di Kantor BAPPEDA Provinsi Jawa Barat, Bandung, Selasa (22/9/2026). POSBEKASI.com / Ist

BANDUNG, POSBEKASI.com – Kota Bekasi sukses mencatatkan prestasi gemilang di tingkat regional, memborong 5 dari total 7 penghargaan Program Pengendalian Penduduk Tahun 2026 dari Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Barat. Pencapaian beruntun ini diserahkan langsung pada ajang Workshop Penggerakan Kampung Keluarga Berkualitas di Kantor BAPPEDA Provinsi Jawa Barat, Bandung, Selasa (22/9/2026), sebagai bentuk apresiasi atas konsistensi Pemerintah Kota Bekasi dalam membangun ketahanan keluarga dan tata kelola kependudukan yang prima.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Bekasi, Dr. Kusnanto, menegaskan bahwa penghargaan bergengsi ini merupakan buah manis dari kerja keras dan integrasi lintas sektor.

“Alhamdulillah, Kota Bekasi mendapatkan lima penghargaan dari tujuh kategori yang diberikan oleh BKKBN Provinsi Jawa Barat. Ini merupakan sebuah apresiasi sekaligus motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja dalam bidang pengendalian penduduk. Capaian ini tentunya tidak bisa diraih oleh DPPKB sendiri, tetapi merupakan hasil kolaborasi seluruh jajaran, mulai dari pemerintah daerah, kecamatan, kelurahan, para penyuluh, kader, satuan pendidikan, hingga masyarakat,” puji Dr. Kusnanto.

Lima trofi penghargaan yang berhasil diraih Kota Bekasi mencakup capaian sempurna 100 persen pada program Kampung Keluarga Berkualitas Berkelanjutan dan Sekolah Siaga Kependudukan (SSK). Selain itu, Kota Bekasi juga menorehkan prestasi unggul dalam Sistem Peringatan Dini Pengendalian Penduduk (Si Perindu), kategori ASN Peduli Kependudukan, serta keberhasilan pengelolaan Rumah Data Kependudukan (RDK) yang menembus angka di atas 90 persen.

Dr. Kusnanto mengungkapkan bahwa tolok ukur suksesnya program kependudukan terletak pada kesiapan daerah dalam menyambut bonus demografi secara terintegrasi.

“Pengendalian penduduk bukan hanya berbicara mengenai jumlah penduduk, tetapi bagaimana kita mampu menyiapkan penduduk yang berkualitas, keluarga yang tangguh, serta generasi yang mampu menjadi kekuatan dalam menghadapi bonus demografi. Karena itu, keberadaan Kampung Keluarga Berkualitas, Rumah Data Kependudukan, Sekolah Siaga Kependudukan, serta berbagai inovasi pengendalian penduduk harus terus kita perkuat,” terangnya.

Kegiatan workshop yang berlangsung pada 22–23 September 2026 tersebut dirancang BKKBN Jawa Barat guna mengakselerasi kapasitas Kampung KB sebagai basis utama pembangunan daerah. Pertemuan strategis ini dihadiri oleh jajaran Kepala Dinas DPPKB, Kepala Bidang Pengendalian Penduduk, serta Kepala Bapperida Kabupaten/Kota se-Jawa Barat.

Merespons gelaran penghargaan tersebut, Dr. Kusnanto menekankan bahwa pengakuan dari provinsi ini akan dijadikan pijakan untuk melahirkan berbagai inovasi baru.

“Penghargaan ini bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi pengingat bagi kita bahwa masih ada tanggung jawab yang harus terus dijalankan. Kami akan mempertahankan capaian yang sudah diraih dan terus melakukan inovasi agar program pengendalian penduduk semakin memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kota Bekasi,” tandasnya.

Melalui raihan lima penghargaan BKKBN Jawa Barat 2026 ini, Kota Bekasi makin memperkokoh posisinya sebagai daerah yang siap mengkapitalisasi bonus demografi menjadi modal pembangunan SDM unggul dan berdaya saing tinggi.

 

 

Pewarta/Editor: Ika Pudiarti

BEKASI TOP