
POSBEKASI.com, KARAWANG – Tim SAR Gabungan akhirnya berhasil menemukan korban tenggelam di aliran Sungai Tamelang, Desa Tamelang RT 02/01, Kecamatan Purwasari, Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Ahad, 17 Mei 2026.
Operasi pencarian dimulai sejak pagi hari setelah Tim Kantor Unit Siaga SAR Karawang tiba di lokasi kejadian pada pukul 06.50 WIB. Setibanya di lokasi, tim langsung melakukan assessment, briefing, serta pembagian tugas kepada seluruh unsur SAR gabungan yang terlibat.
Tepat pukul 07.15 WIB, pergerakan Tim SAR Gabungan secara resmi dimulai dengan menyisir area sungai sesuai dengan Rencana Operasi (Renops) yang telah ditentukan.
Ditemukan 4,6 Kilometer dari Lokasi Kejadian
Setelah beberapa jam melakukan penyisiran, upaya keras tim gabungan membuahkan hasil. Korban berhasil ditemukan pada pukul 11.40 WIB pada koordinat 06°23’13,899″ S 107°26’41,09″ E, atau berjarak sekitar 4,6 kilometer dari Lokasi Kejadian Pertama (LKP).
Proses evakuasi segera dilakukan, dan pada pukul 11.55 WIB, jenazah korban berhasil diangkat dari aliran sungai untuk kemudian langsung dilarikan ke RSUD Kabupaten Karawang.
Dengan ditemukannya korban, Tim SAR Gabungan segera melaksanakan debriefing penutupan operasi. Seluruh unsur kekuatan SAR yang terlibat dalam pencarian ini resmi dikembalikan ke kesatuan masing-masing.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Bandung, Ade Dian Permana, S.A.P., M.Si, menyampaikan apresiasi mendalam dan rasa terima kasihnya kepada seluruh pihak yang bahu-membahu dalam proses pencarian ini.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh unsur SAR gabungan, relawan, serta masyarakat yang telah bersinergi dalam pelaksanaan operasi ini. Kolaborasi dan kerja sama seluruh pihak menjadi faktor penting hingga korban berhasil ditemukan dan dievakuasi,” ujar Ade Dian dalam keterangan resminya, Ahad (17/5/2026).
Menyikapi peristiwa pilu ini, Kantor SAR Bandung kembali mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan dan berhati-hati saat melakukan aktivitas di sekitar aliran sungai, terutama di tengah kondisi cuaca yang berpotensi memicu tingginya risiko kecelakaan air. [din]

