
BEKASI KOTA, POSBEKASI.com – Dinas Sosial Kota Bekasi menggeber jaring pengaman sosial tahun ini melalui kegiatan Pendistribusian Permakanan Tahun 2026 yang dipusatkan di Kecamatan Bekasi Timur, Rabu (16/9/2026), yang diawali dengan apel gabungan lintas sektor demi memastikan kehadiran negara secara nyata di tengah kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian khusus.
Agenda penting yang bertujuan meringankan beban ekonomi kelompok rentan ini dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Sosial Kota Bekasi Robert Siagian, Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Juli Hartini, Camat Bekasi Timur Arie Halimatussadiyyah, beserta jajaran lurah se-Kecamatan Bekasi Timur dan unsur aparatur wilayah terkait.
“Melalui program permakanan ini, kami ingin memastikan bahwa pemerintah hadir memberikan dukungan kepada masyarakat yang membutuhkan, di mana bantuan ini bukan hanya sekadar paket bahan pangan, tetapi merupakan bagian dari perhatian dan kepedulian Pemerintah Kota Bekasi dalam membantu memenuhi kebutuhan dasar para penerima manfaat,” ujar Robert.
Intervensi sosial berupa paket pangan bergizi dan bernutrisi tinggi ini disalurkan secara masif dan terarah kepada warga yang masuk dalam kategori prioritas, yakni anak-anak terlantar atau kurang mampu, para lanjut usia, serta saudara-saudara kita penyandang disabilitas di seluruh kelurahan wilayah Bekasi Timur.
“Kami terus mendorong agar pendistribusian dilakukan secara tertib, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata, di mana sinergi dengan kecamatan dan seluruh kelurahan sangat penting karena pemerintah di tingkat wilayah merupakan bagian yang dekat dengan masyarakat dan mengetahui kondisi penerima manfaat,” tambahnya.
Seluruh paket bantuan yang didistribusikan telah disesuaikan secara cermat dengan standar kebutuhan gizi masing-masing kategori penerima, di mana kelompok anak dan lansia masing-masing memperoleh 15 liter beras, kecap manis, cornet sapi, minyak goreng, sarden, susu bubuk khusus, biskuit, serta gula pasir, sementara kategori penyandang disabilitas mendapatkan komposisi paket serupa tanpa tambahan susu bubuk.
Melalui program penanganan fakir miskin dan kelompok rentan yang berkelanjutan ini, Pemerintah Kota Bekasi optimistis kolaborasi erat antara perangkat dinas, pemerintah kecamatan, hingga tingkat kelurahan mampu menghadirkan pelayanan publik yang semakin inklusif, responsif, serta berdampak langsung bagi peningkatan kesejahteraan warga Kota Bekasi.
Pewarta/Editor: Ika Pudiarti / Ismail Hasibuan

