Posbekasi

PWI Bekasi Raya & Polres Metro Bekasi Kota Perkuat Sinergi Kamtibmas dan Informasi Publik

Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol. Putu Kholis Aryana dan Ketua PWI Bekasi Raya Ade Muksin, pada acara silaturahmi sebagai momentum penguatan sinergi antara insan pers dan kepolisian, di Gedung PWI Bekasi Raya, Jumat (14/8/2026). Posbekasi.com / Riki

BEKASI KOTA, POSBEKASI.com – Silaturahmi antara PWI Bekasi Raya dengan Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol. Putu Kholis Aryana, menjadi momentum penguatan sinergi antara insan pers dan kepolisian. Pertemuan ini menyepakati komitmen bersama dalam menjaga kondusivitas wilayah, membangun keterbukaan informasi publik, serta menghadirkan kepedulian sosial bagi masyarakat Kota Bekasi.

“Kami menyambut baik silaturahmi ini. PWI Bekasi Raya siap membangun sinergi positif dengan Polres Metro Bekasi Kota. Sinergi bukan berarti menghilangkan fungsi kontrol pers, tetapi justru memperkuat komunikasi agar masyarakat mendapatkan informasi yang benar, akurat dan berimbang,” ujar Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bekasi Raya, Ade Muksin, di Gedung PWI Bekasi Raya, Jumat (14/8/2026),

Dalam dialog tersebut, Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol. Putu Kholis Aryana, menegaskan komitmennya untuk memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) dengan meningkatkan patroli serta mengaktifkan kembali peran aktif masyarakat, termasuk Pokdar Kamtibmas. Langkah ini diambil mengingat kompleksitas dinamika masyarakat Kota Bekasi yang membutuhkan kolaborasi semua pihak.

“Patroli perlu kita tingkatkan. Kita juga akan mengaktifkan kembali kelompok-kelompok masyarakat yang selama ini menjadi perpanjangan tangan kepolisian, termasuk Pokdar Kamtibmas,” tegas Kombes Pol. Putu Kholis Aryana.

Selain aspek keamanan, keterbukaan informasi publik menjadi sorotan utama dalam pertemuan tersebut. Kapolres meminta seluruh jajaran, mulai dari Wakapolres, Kasat, hingga Bhabinkamtibmas, untuk proaktif menyalurkan informasi kepada media guna mencegah penyebaran berita liar yang tidak terverifikasi dan berpotensi meresahkan masyarakat.

“Saya minta Waka, para Kasat dan Bhabinkamtibmas berperan aktif dalam menyalurkan informasi kepada media. Jangan sampai informasi tersendat, kemudian muncul informasi liar yang berkembang dan akhirnya dikonsumsi bulat-bulat oleh masyarakat,” ujar Putu Kholis.

Menyambut hal tersebut, Ade Muksin menekankan bahwa di era digital yang serba cepat, kecepatan dan akurasi informasi adalah kunci membangun kepercayaan publik.

Dikatakannya, media memiliki peran strategis, namun keterbukaan dari pihak kepolisian tetap diperlukan agar wartawan dapat melakukan verifikasi informasi dengan lebih mudah dan akurat.

“Di era digital, informasi bergerak sangat cepat. Kalau informasi resmi terlambat, ruang kosongnya bisa diisi oleh informasi yang belum tentu benar. Karena itu, komunikasi antara Polri dan media harus semakin terbuka dan responsif,” kata Ade.

Pertemuan ini juga membuka ruang kolaborasi baru di bidang kemanusiaan antara jajaran fungsi Binmas dengan PWI Peduli. Keduanya berkomitmen untuk hadir langsung di tengah masyarakat melalui berbagai aksi sosial, memperkuat eksistensi Polri dan insan pers sebagai elemen yang peduli terhadap kebutuhan warga.

“Kami sangat terbuka terhadap kolaborasi Binmas dengan PWI Peduli. Ini bisa menjadi kekuatan yang sangat baik. Ketika kepolisian dan insan pers bersama-sama hadir dalam kegiatan sosial kemanusiaan, manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat,” ungkap Ade.

Menutup pertemuan, Ade Muksin kembali menegaskan bahwa sinergi ini akan tetap berjalan di atas koridor independensi dan profesionalisme pers. PWI Bekasi Raya tetap akan menjalankan fungsi kontrol sosial secara kritis dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik dalam setiap pemberitaan.

“PWI tetap menjalankan fungsi kontrol sosial. Wartawan harus tetap kritis, independen dan berpegang pada Kode Etik Jurnalistik. Tetapi komunikasi yang baik dengan kepolisian akan membuat proses jurnalistik semakin kuat karena informasi yang diperoleh dapat diverifikasi dan dipertanggungjawabkan,” pungkas Ade.

Kegiatan ini menjadi tonggak bagi PWI Bekasi Raya dan Polres Metro Bekasi Kota untuk terus berkolaborasi dalam tiga pilar utama: penguatan keamanan berbasis masyarakat, transparansi informasi publik, serta aksi sosial kemanusiaan yang berkelanjutan.

Pewarta/Editor: Riki

BEKASI TOP