Posbekasi.com

Bobihoe Resmikan Layanan Kedokteran Nuklir, Akses Diagnostik Kanker Lebih Modern

Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe resmi membuka layanan Kedokteran Nuklir dan Teranostik Molekuler di Rumah Sakit Hermina Bekasi, Rabu (15/4/2026). Posbekasi.com / Ist

BEKASI KOTA, POSBEKASI.com – Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe secara resmi membuka layanan Kedokteran Nuklir dan Teranostik Molekuler di Rumah Sakit Hermina Bekasi, Rabu (15/4/2026). Peresmian ini menandai babak baru dalam penyediaan fasilitas kesehatan berbasis teknologi tinggi yang diharapkan mampu mempercepat penanganan penyakit kanker bagi masyarakat Bekasi dan sekitarnya.

“Atas nama Pemerintah Kota Bekasi, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada RS Hermina Bekasi atas komitmennya dalam terus mengembangkan pelayanan kesehatan yang inovatif, modern, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat,” ujar Wakil Wali Kota Bekasi.

Kehadiran layanan ini dianggap sebagai langkah strategis dalam memperkuat sistem kesehatan di tingkat regional. Dengan teknologi nuklir, proses diagnosis medis diklaim akan menjadi lebih akurat sehingga tenaga medis dapat menentukan langkah terapi yang lebih presisi dan efektif bagi pasien.

“Hadirnya layanan ini merupakan langkah maju yang sangat strategis, tidak hanya bagi RS Hermina Bekasi, tetapi juga bagi sistem pelayanan kesehatan di Kota Bekasi dan Jawa Barat secara umum,” tuturnya.

Fasilitas ini menjadi jawaban atas tantangan meningkatnya kasus penyakit kanker yang membutuhkan penanganan cepat dan mutakhir. Integrasi teknologi teranostik molekuler memungkinkan deteksi dini serta pemantauan sel kanker dengan tingkat ketelitian yang jauh lebih tinggi dibandingkan metode konvensional.

“Kehadiran fasilitas ini menunjukkan bahwa pelayanan kesehatan di daerah kita semakin berkembang menuju layanan berbasis teknologi tinggi yang mampu memberikan diagnosis lebih akurat dan terapi yang lebih tepat sasaran, khususnya dalam penanganan penyakit kanker,” lanjutnya.

Acara peresmian ini turut dihadiri oleh jajaran penting, termasuk perwakilan Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN), Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat, DPRD Kota Bekasi, serta manajemen RS Hermina. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menegaskan adanya dukungan lintas sektor dan kolaborasi kuat antara pemerintah serta institusi medis dalam meningkatkan standar kesehatan masyarakat.

Dengan beroperasinya layanan ini, warga Bekasi kini tidak perlu menempuh jarak jauh untuk mendapatkan akses diagnostik nuklir. Langkah ini sekaligus memperkokoh posisi Kota Bekasi sebagai salah satu pusat layanan kesehatan unggulan di Jawa Barat yang terus berinovasi mengikuti perkembangan sains medis global. [gha]

BEKASI TOP