Bekasi Online

Operasi Lilin, Polri Terjunkan 217 Ribu Personel Gabungan

Petugas gabungan menjaga pembatasan ganjil genap kenderaan menuju tempat wisata. [Posbekasi.com /Dokumentasi]

POSBEKASI.com | JAKARTA – Ratusan ribu personel gabungan TNI, Polri, dan Satpol PP dari seluruh Indonesia dikerahkan untuk mengawal Operasi Lilin saat Natal 2021 dan tahun baru 2022 (Nataru).

“Kami libatkan seluruh Indonesia, sekitar 217 ribu, seluruh Indonesia. TNI juga mempersiapkan personelnya, Satpol PP, jajaran kesehatan juga mempersiapkan dan stakeholder terkait lainnya,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo dikutip dalam keterangan persnya, Ahad 28 November 2021.

Untuk diketahui, Polri akan menggelar Operasi Lilin saat masa libur Natal dan tahun baru untuk mengantisipasi lonjakan penyebaran COVID-19. Operasi tersebut akan mulai digelar pada 20 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022.

Polri akan mendirikan sejumlah posko PPKM level 3 di sejumlah jalur perbatasan antardaerah dan di setiap gerbang tol. Nantinya, setiap pengendara wajib menunjukkan Surat Keluar Masuk (SKM) yang dikeluarkan oleh ketua RT.

“Semua dalam rangka untuk mengantisipasi lonjakan COVID-19 khususnya varian baru. Dalam Operasi Lilin tersebut bapak Kapolri akan menekankan dan akan memaksimalkan dan mengoptimalkan posko PPKM,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo.

“Kemudian Polri juga di seluruh pintu-pintu tol, dan jalur-jalur akses tertentu perbatasan antarwilayah. Itu ada pos sebagai check point, nah di situ nanti juga akan dicek di situ apakah masyarakat yang bepergian memiliki SKM,” imbuhnya.

Para pengendara yang tidak dapat menunjukkan SKM akan diminta melakukan tes cepat COVID-19 antigen maupun PCR secara gratis di Posko PPKM. Jika kedapatan positif seusai tes PCR, pengendara tersebut akan langsung dievakuasi.[COK/ZUL]

BEKASI TOP