Aksi Lanjut Tolak Omnibus Law Besok, Polda Metro Siapkan Pasukan Kawal Demonstran

Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana dan Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman mengecek pasukan mengawal aksi tolak Omnibus Law besok, Selasa (13/18/2020), pada apel gabungan di Kawasan Monas, Jakarta Pusat, Senin (12/10/2020).[POSBEKASI.COM/Salisun]

POSBEKASI.COM | JAKARTA – Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana mengatakan bersama TNI dan pasukan gabungan akan menjamin keamanan dan ketertiban Ibukota Jakarta dalam aksi tolak UU Cipta Kerja atau Omnibus Law yang akan digelar besok, Selasa (13/10/2020).

“Kami lakukan patroli bersama dengan rute dari DPR kemudian keliling kota. Dengan sebagian berada di Monas dan finish di DPR,” kata Nana Sudjana pada apel gabungan bersama Pangdam Jaya Mayjen Dudung Abdurachman, di Kawasan Monas, Jakarta Pusat, Senin (12/10/2020).

Apel gabungan tersebut dalam rangka menghadapi antisipasi aksi massa lanjutan menolak Omnibus Law atau UU Cipta Kerja. Apel tersebut sebagai bentuk sinergitas dengan TNI untuk memantau pergerakan dan menciptakan suasana aman, nyaman dan tertib untuk masyarakat.

Nana Sudjana mengatakan, pihaknya tidak ingin kejadian kericuhan seperti Kamis (8/10/2020) lalu terulang lagi.

“Jangan sampai terulang lagi seperti itu (kericuhan). Kami ingin menjamin keamanan ketertiban di Jakarta. Sudah kami evaluasi dan persiapan dalam menghadapi permasalahan yang ada,” ucap Nana.

Pihaknya sudah melakukan Tactical Wall Game (TWG) untuk mengantisipasi dan memetakan pengamanan potensi kerawanan.

“Sudah kami siapkan antisipasi keamanan. Prinsipnya kami dari awal akan melayani, mengawal dan mengamankan aksi yang baik. Tapi ketika mereka melakukan anarkis, kami akan sabar dan lakukan tindakan,” terang Jenderal bintang dua ini.

Data yang ada, Polda Metro Jaya telah mengamankan 1.192 orang dari aksi demo massa yang berujung anarkis pada Kamis (8/10/2020) lalu.

“Pelaku yang ada barang bukti dari pendalaman kemarin ada 135, kemudian mengerucut menjadi 43 orang yang kami jadikan tersangka. Untuk pelaku pembakaran dan perusakan masih dalam pengejaran,” jelas Irjen Pol Nana.

Kapolda memastikan, jumlah personel pengamanan akan menyesuaikan jumlah peserta aksi tergantung informasi intelijen. Sementara itu, Pangdam Jaya Mayjen Dudung Abdurachman menuturkan, pihaknya akan membantu penuh Polri untuk menghadapi kemungkinan huru hara.[SUN/COK]

Pin It

Comments are closed.