Kota Bekasi Akui Keterbatasan Fasilitas untuk Tanggulangi PMSK

Pengemis.[IST]

POSBEKASI.COM | BEKASI – Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial pada Dinas Sosial Kota Bekasi, Slamet mengakui pihaknya memiliki keterbatasan fasilitas dalam menanggulangi Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) dan anak jalanan.

Hanya saja, pihaknya akan terus mengcover semua yang terjaring untuk ditindaklanjuti. Seperti, memanggil orang tua anak yang masih memiliki keluarga, atau memfasilitasi PMKS dengan pihak yang sudah bekerjasama dengan Dinas Sosial.

“Nanti kita assesment setelah di rumah singgah, jika ada keluarga kita kembalikan, jika tidak, kita rekomendasikan ke tempat yang lain yang sudah bekerjasama dengan kita,” kata Slamet, Rabu (20/11).

Mengenai rumah singgah, Slamet berharap proses penyelesaian pembangunan rumah rehabilitasi sosial yang tengah di bangun melalui APBN di wilayah Kelurahan Pedurenan Bantargebang cepat selesai. Sehingga pihaknya tidak kebingungan dalam menanggulangi PMKS.

“Sekarang sedang dibangun rumah singgah seluas 1 hektare, dengan bangunan 600 meter dari pemerintah pusat. Tanggal 18 Desember mendatang sudah diserahkan kepada kami. Semoga ini bisa mengurai permasalahan yang ada,” ulasnya.

Mengenai fasilitas rumah singgah yang dijadikan panti rehabilitasi sosial, Slamet meminta agar alokasi anggaran yang diusulkan disetujui.

“Kita ajukan Rp5 miliar untuk fasilitasnya tetapi hanya disetujui Rp1 miliar,” pungkasnya. **

Sumber : Dakta.com

Pin It

Comments are closed.