Mahasiswa Rekam Video Siswi SMA yang Disetubuhinya di Hotel

Kapolres Karawang AKBP Slamet Waloya saat menampilkan tersangka dan barang bukti handphone merekam video porno tersang dengan siswi SMA.{IST]

POSBEKASI.COM | KARAWANG – Satuan Reskrim Polres Karawang menangkap penyebaran video porno yang viral usai disetubuhinya.

Kapolres Karawang AKBP Slamet Waloya, menyatakan pada Juli 2018 tersangka M,20 tahun, melakukan perbuatan persetubuhan dengan seorang perempuan anak di bawah umur berinisial AR yang masih SMA.

“Perbuatan itu dilakukan di sebuah Hotel di Karawang Barat. Kemudian dalam persetubuhan tersebut dilakukan pengambilan gambar atau direkam oleh M yang merupakan mahasiswa, korban juga mengetahui bahwa adanya pengambilan gambar saat adegan persetubuhan berlangsung,” kata Slamet di Mapolres Karawang, Rabu 21 November 2018.

Dikatakannya, pada Oktober AR yang dikenal cantik itu meminta lawan mainnya (M) di video tersebut mengirimkan video persetubuhan mereka melalui handphone. Kemudian M mengirimkannya, namun teman AR berinisial D yang merupakan teman sekolahnya mengambil atau mengirimkan file video persetubuhan AR dan M tanpa sepengetahuan dari sang pemilik ke handphone pribadinya.

“Oleh D, video persetubuhan AR dan M tersebar ke teman-temannya. Lalu ada salah satu seorang siswa dari sekolah tersebut menyebarkan dengan cara menonton secara bersama-sama dengan menggunakan projector di kelas pada saat jam pelajaran kosong memutar video tersebutpun diruang kelas, sehingga semakin tersebar dan beberapa siswa ikut merekam apa yang ditampilkan di projector tersebut,” ungkap Kapolres.

“Untuk tersangka M kita kenakan UUD Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 5 sampai 15 tahun penjara, karena melakukan perbuatan cabul dan persetubuhan anak dibawah umur,” tegas Kapolres.

Selain itu pihak Kepolisian berhasil mengamankan barang bukti seperti, handphone, pakaian dan tripod yang digunakan serta satu lagi kamera masih kita cari, tambahnya.

Kapolres juga menghimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak menyebarluaskan peredaran video persetubuhan tersebut karena nantinya akan bisa di pidana oleh UU ITE.[DIN/POB]

Pin It

Leave a Reply

Your email address will not be published.