Bekasi Online

Aher Kaget Namanya Terukir Di Puncak Unesco Ciletuh

Gubernur Ahmad Heryawan berda di Puncak “Aher” Unesco Global Geopark Ciletuh.[IST]
SUKABUMI, POSBEKASI.COM – Gubernur Ahmad Heryawan (Aher) awalnya merasa kaget ketika mendengar namanya diabadikan menjadi  salah satu nama kawasan puncak Unesco Global Geopark (UGG) Ciletuh. Puncak Aher, begitu warga setempat menyebutnya. Namun, saat ini ia merasa bersyukur karena namanya dikenang warga dan diabadikan dalam sebuah monumen.

“Warga setempat yang memberikan nama karena saya pernah ke sana dan difoto di sana dan fotonya viral di media sosial,” jelas Gubernur Aher usai melaksanakan peletakan batu pertama pada peresmian berdirinya Monumen Puncak Aher, Jumat 20 April 2018.

Puncak Aher lokasinya terletak di daerah berbukit, di sekitar Pantai Palangpang, Kecamatan Ciemas, di kawasan Geopark Ciletuh-Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi.

“Puncak Aher menjadi salah satu dari beberapa titik di kawasan Ciletuh-Palabuhanratu, yang menjadi lokasi favorit wisatawan untuk menikmati view atau lanskap alam suatu Geopark. Dari sana, terlihat luas bentangan alam mulai dari pegunungan, dataran, pantai, dan lautan sejauh mata memandang,” kata Aher.

KLIK : Butuh Kucuran Rp1 T Wujudkan Geopark Ciletuh Sukabumi jadi Unesco Global Geopark

Aher menjelaskan bahwa Puncak Aher bisa diakses lewat arah masuk ke Geopark Ciletuh dari Paltiga, Kabupaten Sukabumi. Jadi, saat ini ada tiga puncak di kawasan tersebut yakni Puncak Panenjoan, Puncak Aher, dan Puncak Darma.

“Kan ada tiga arah menuju Geopark Ciletuh, pertama dari Waluran, kedua arah Palabuhanratu, dan ketiga arah dari Paltiga,” katanya.

Monumen puncak Aher ini merupakan titik yang mengasyikan dan jadi favorit para atlet paralayang untuk ‘take off’, dan terbang menikmati bentang alam Geopark Ciletuh-Pelabuhan Ratu dari udara.

Kawasan puncak Aher ini disukai atlet paralayang karena anginnya terasa lembut dan tidak menimbulkan goyangan sehingga nyaman bagi para penikmat olahraga paralayang.[REL/POB]

BEKASI TOP