Pemkab Karawang Akan Bentuk BUMD Pertanian

Menanama padi.[DOK]

Menanama padi.[DOK]

POSBEKASI.COM – Dinas Pertanian Kabupaten Karawang, akan membentuk Badan Usaha Milik Daerah (BMUD) untuk membantu petani menjual gabah dengan harga tinggi.

“Keberadaan BUMD di bidang pertanian cukup penting, apalagi Karawang terkenal sebagai daerah lumbung padi,” kata Kadis Pertanian Karawang, Hanafi, kemaren.

BUMD lanjut Hanafi, bergerak di bidang pertanian di antara fungsinya membantu petani menjual hasil panennya dengan harga tinggi.

Selama ini, katanya, para petani selalu merugi karena gabahnya terpaksa dijual murah ke tengkulak. Itu terjadi karena Bulog belum optimal membeli gabah langsung ke petani. “BUMD di Karawang harus dibentuk,” terangnya.

Sesuai dengan ketentuan harga pembelian pemerintah (HPP), harga gabah mencapai Rp3700 per kilogram. Tapi saat ini banyak gabah hasil panen petani hanya ditawar Rp3.500-3.000 per kilogram

Selain kurang optimalnya pembelian gabah oleh Bulog, Hanafi juga menilai rendahnya harga gabah di Karawang disebabkan oleh permainan tengkulak. “Memang ada serangan hama pada areal pertanian di Karawang. Tetapi mengenai rendahnya harga gabah, saya mencurigai ada permainan tengkulak,” ujarnya.[MET]

Pin It

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *